Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas, Inovasi, dan Kolaborasi

  • 07 Jul 2026 08:42 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melantik dan mengambil sumpah jabatan 36 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari 8 Pejabat Administrator, 24 Pejabat Pengawas, dan 4 Pejabat Fungsional. Pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Senin, 6 Juli 2026.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, para asisten, staf ahli bupati, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan tiga pesan utama kepada para pejabat yang baru dilantik, yakni menjaga integritas, terus belajar dan berinovasi, serta membangun budaya kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama bagi seorang aparatur sipil negara (ASN). Pengetahuan dan keterampilan dapat dipelajari, namun kejujuran adalah sebuah pilihan yang menentukan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Pengetahuan dapat dipelajari dan keterampilan dapat dilatih, namun kejujuran merupakan pilihan. Kepercayaan masyarakat dibangun dalam waktu yang panjang, tetapi dapat hilang hanya karena satu penyimpangan. Karena itu, jagalah integritas lebih daripada menjaga jabatan," tegasnya.

Selain itu, Riyanto mengingatkan para pejabat agar tidak berhenti belajar dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menilai pemanfaatan teknologi harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Teruslah belajar dan berinovasi. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki hari ini, sebab perubahan akan selalu terjadi. Mereka yang terus belajar akan selalu menemukan cara baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Manfaatkan teknologi sebagai alat untuk mempercepat pelayanan, bukan sesuatu yang harus ditakuti," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah. Menurutnya, tidak ada satu organisasi perangkat daerah yang mampu menyelesaikan seluruh persoalan pembangunan secara sendiri.

"Keberhasilan Kabupaten Pringsewu bukan hasil kerja individu, tetapi lahir dari sinergi, saling percaya, saling menguatkan, dan semangat bergotong royong. Hilangkan sekat-sekat birokrasi, perkuat komunikasi, dan percepat koordinasi, karena masyarakat tidak pernah bertanya siapa yang paling berjasa, tetapi berharap persoalan mereka dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Riyanto menutup sambutannya dengan mengingatkan seluruh pejabat agar menjadikan jabatan sebagai amanah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Mari kita jadikan jabatan ini sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar kedudukan, sebagai ladang amal, bukan sekadar pekerjaan. Karena pada akhirnya masyarakat tidak akan mengingat berapa lama kita menjabat, tetapi mereka akan mengingat apakah selama kita menjabat hidup mereka menjadi lebih baik," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....