Kemenag Kabgor Evaluasi Pengelolaan Dana BOS Tahap I jelang Pencairan Tahap II
- 07 Jul 2026 05:34 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo menggelar Evaluasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap I sekaligus persiapan pencairan BOS Tahap II, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Senin 6 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan dana BOS di seluruh madrasah berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan sebelum memasuki proses pencairan tahap berikutnya.
Kegiatan dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Munif Payuyu. Evaluasi diikuti kepala madrasah dan operator pengelola BOS dari seluruh madrasah swasta jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Gorontalo.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Munif Payuyu, mengatakan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan dana BOS berjalan sesuai regulasi. Ia mengimbau seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh agar memahami proses pelaporan, pertanggungjawaban, dan persiapan pencairan BOS Tahap II secara menyeluruh.
"Kami berharap forum ini dimanfaatkan untuk berdiskusi, menyampaikan berbagai kendala di lapangan, serta menyamakan persepsi terkait regulasi pengelolaan dana BOS sehingga tidak menimbulkan persoalan pada proses administrasi maupun pemeriksaan di kemudian hari," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran negara menuntut tanggung jawab, ketelitian, dan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku. Karena itu, evaluasi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan dana BOS terlaksana secara akuntabel sebelum pencairan tahap berikutnya.
"Kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi bentuk pembinaan yang dilakukan Kementerian Agama agar setiap madrasah dapat mengetahui lebih awal apabila masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan maupun pelaporan dana BOS. Dengan begitu, semuanya dapat segera diperbaiki sebelum dilakukan audit dari pemerintah pusat," ujar Iswad.
Iswad juga mengapresiasi Seksi Pendidikan Madrasah yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk pendampingan kepada madrasah dalam menyelesaikan administrasi pertanggungjawaban dana BOS.
"Evaluasi internal merupakan langkah strategis untuk meminimalkan potensi temuan sekaligus memperkuat tata kelola keuangan madrasah agar semakin transparan, tertib, dan akuntabel. Laporan pertanggungjawaban BOS Tahap I harus diselesaikan secara menyeluruh sebagai syarat utama sebelum proses pencairan BOS Tahap II dilaksanakan" tandasnya.
Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo berharap kualitas pengelolaan dana BOS di seluruh madrasah terus meningkat sehingga anggaran yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....