Tiga Madrasah di Kabgor Jadi Penerima Program Revitalisasi Sarpras dan Teknologi
- 15 Jun 2026 22:20 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Tiga madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo resmi ditetapkan sebagai penerima Program Revitalisasi Prasarana, Sarana, dan Teknologi Pendidikan (PHTC) Madrasah Tahun 2026. Kepastian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Penetapan Prioritas Pembangunan Program Revitalisasi PHTC Madrasah Tahun 2026 yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Senin 15 Juni 2026.
Rapat koordinasi dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mahmud Y. Bobihu. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo, Wrida H. Abas beserta jajaran, kepala kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo, kepala seksi pendidikan madrasah, perwakilan madrasah penerima program, serta pengelola sarana dan prasarana.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tentang Penetapan Prioritas Madrasah Tahun 2026 dan Surat Direktorat Dukungan Infrastruktur Pendidikan Direktorat Jenderal Pelaksana Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terkait hasil verifikasi usulan lokasi pembangunan Program Revitalisasi PHTC Madrasah Tahun 2026.
| Baca juga: Lomba Bertutur, Wadah Generasi Kreatif |
Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa alokasi madrasah penerima program revitalisasi di Provinsi Gorontalo mengalami penyesuaian. Dari usulan awal sebanyak 38 madrasah, kemudian menjadi 27 madrasah, hingga pada penetapan akhir hanya empat madrasah yang memperoleh alokasi program.
Berdasarkan hasil rapat, tiga dari empat madrasah penerima program tersebut berada di Kabupaten Gorontalo, yakni MIS Al Ikhlas Payunga, MIS Al Mukhlisin Dulamayo, dan MIS Al Magfirah Hutadaa. Dokumen Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ketiga madrasah tersebut telah selesai disusun dan direncanakan memasuki tahap lelang pada akhir Juni 2026.
Pembangunan fisik program revitalisasi ditargetkan selesai pada Desember 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Iswad Abdullah Pakaja, menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo dan Kementerian Pekerjaan Umum yang terus bersinergi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.
“Program revitalisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak sehingga tiga madrasah di Kabupaten Gorontalo dapat memperoleh alokasi program tahun 2026,” ujar Iswad.
Ia berharap pelaksanaan program revitalisasi dapat berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Selain itu, pihak madrasah penerima manfaat diminta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu.
“Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah serta mendukung terwujudnya pendidikan madrasah yang semakin maju, bermutu, dan berdaya saing,” harapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....