Kabupaten Sintang Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stunting
- 06 Jul 2026 08:17 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menegaskan Pemerintah Kabupaten Sintang terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui deteksi dini sejak masa kehamilan hingga pemantauan tumbuh kembang anak setelah lahir.
Menurut Ronny, langkah tersebut merupakan arahan langsung Bupati Sintang agar penanganan stunting dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin. Pemerintah daerah telah menyebarkan sosialisasi ke seluruh desa dan puskesmas agar setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali selama sembilan bulan masa kehamilan.
"Dengan pemeriksaan rutin itu, tenaga kesehatan dapat mendeteksi sejak dini apakah ibu hamil mengalami kekurangan gizi atau tidak. Jika ditemukan kondisi tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk penanganannya sehingga tidak berdampak pada kesehatan bayi yang akan dilahirkan," ujar Ronny.
Ia menjelaskan, perhatian pemerintah tidak berhenti setelah proses persalinan. Orang tua juga diimbau membawa bayi secara berkala ke bidan atau puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan status gizi. Apabila ditemukan bayi yang mengalami kekurangan gizi, pemerintah akan memberikan penanganan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ronny menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam upaya menekan angka stunting. Namun, keberhasilan program tersebut juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, terutama para orang tua, untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
"Kami berharap masyarakat ikut mendukung program ini. Pemerintah sudah berupaya dan memberikan perhatian penuh, sehingga diperlukan kerja sama semua pihak agar kasus stunting di Kabupaten Sintang dapat terus ditekan," pungkasnya. (din)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....