Petani Sintang Didorong Manfaatkan Data BMKG untuk Tentukan Musim Tanam

  • 24 Jul 2026 10:14 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pemanfaatan informasi iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian di tengah perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, saat membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Kalimantan Barat yang diselenggarakan Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat di Aula Serbaguna Gereja Katolik Paroki Santo Martinus, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Yohanes Rumpak, teknologi yang dimiliki Stasiun Klimatologi maupun BMKG mampu memberikan informasi cuaca hingga satu tahun ke depan sehingga dapat menjadi pedoman bagi petani dalam menentukan waktu tanam.

"Dengan BMKG kita bisa memperkirakannya hingga satu tahun. Satu tahun itu bisa diperkirakan bahwa akan hujan di mana dan bisa memperkirakan hari ini akan hujan di mana. Dan itu dapat mempengaruhi produksi pangan kita," katanya.

Ia mengungkapkan, selama ini banyak petani mengalami gagal panen akibat perubahan pola hujan yang tidak lagi sesuai dengan kebiasaan bertani sebelumnya.

"Biasanya kalau orang Juli atau Agustus sudah mulai menanam dan berharap nanti pas musim dia bertanam itu hujan. Tetapi tiba-tiba tidak hujan dan itu kemudian bisa mengakibatkan gagal panen," ucap Yohanes Rumpak.

Oleh karena itu, Yohanes Rumpak mengajak para petani di Kabupaten Sintang untuk mulai menjadikan informasi iklim sebagai dasar dalam menyusun kalender tanam agar risiko kerugian dapat ditekan. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....