Muharam Jadi Momentum Menguatkan Benteng Anak dari Ancaman Narkoba

  • 03 Jul 2026 20:00 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam dimanfaatkan Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Kholiqi Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkoba untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Melalui santunan kepada anak yatim yang dipadukan dengan pembinaan keagamaan, yayasan menegaskan bahwa upaya membangun generasi bebas narkoba harus dimulai dari penguatan karakter dan nilai-nilai spiritual.

‎Kegiatan yang berlangsung di kantor pusat YPP Al Kholiqi, Jalan Brigjen Katamso II, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jumat 3 July 2026, diikuti 15 anak yatim piatu penerima santunan dan 105 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). ‎Selain menerima bantuan, para peserta mendapatkan pembinaan keagamaan serta penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai langkah preventif menghadapi ancaman narkotika di kalangan generasi muda.

‎Mewakili Kepala BNNK Sidoarjo, Wakil Kasi Humas BNNK Sidoarjo Hermansyah menilai pendekatan yang menggabungkan kegiatan sosial dengan edukasi menjadi strategi efektif membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba. ‎Menurutnya, pendidikan sejak dini memiliki peran penting agar anak-anak mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba sebelum mereka menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.

‎"Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memberikan bekal pengetahuan agar mereka memahami sejak dini bahwa narkoba merupakan ancaman yang harus dijauhi. Kami mengapresiasi konsistensi YPP Al Kholiqi yang terus menggabungkan kegiatan sosial dengan edukasi pencegahan," ujar Hermansyah.

‎Ia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan organisasi sosial. Karena itu, kolaborasi seperti yang dilakukan YPP Al Kholiqi dinilai menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan berbasis komunitas.

‎"Dengan pemahaman yang diberikan sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, memiliki karakter kuat, dan mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," katanya.

‎Sementara itu, Pimpinan YPP Al Kholiqi, H. Abdul Kholiq, mengatakan santunan anak yatim telah menjadi agenda rutin setiap Muharam sebagai wujud kepedulian sosial yayasan. Namun, menurutnya, bantuan materi saja tidak cukup. Anak-anak juga harus dibekali pendidikan agama dan pemahaman mengenai ancaman narkoba agar memiliki benteng moral yang kuat.

‎"Kami ingin kegiatan ini tidak sekadar memberikan bantuan kepada anak-anak yatim, tetapi juga menjadi sarana membangun akhlak, memperkuat pendidikan agama, sekaligus mengenalkan kepada mereka bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus dihindari sejak usia dini," ujarnya.

‎Abdul Kholiq menjelaskan, YPP Al Kholiqi yang berdiri sejak 1989 dan sebelumnya bernama Baiturrahman terus memperluas perannya. Selain menjadi lembaga rehabilitasi sosial bagi penyalahguna narkoba, yayasan juga aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat, pembinaan keagamaan, serta edukasi pencegahan narkoba di lingkungan sekolah, pesantren, dan masyarakat umum.

‎Menurutnya, pembentukan karakter melalui pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi mengenai bahaya narkoba. Pendekatan tersebut diyakini menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral.

‎"Harapan kami, jangkauan santunan terus bertambah sehingga semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama membentuk generasi yang berakhlak mulia, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ucap Abdul Kholiq.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....