Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid Program ADEM dari Malaysia dan Arab Saudi
- 03 Jul 2026 12:06 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 120 murid Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi Tahun 2026 di Hotel Premiere Place Airport Juanda, Sidoarjo. Ia menegaskan komitmen Pemprov Jatim menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan bagi para peserta.
Program ADEM Repatriasi memberikan kesempatan kepada putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri untuk melanjutkan pendidikan jenjang SMA dan SMK di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 120 murid dari Arab Saudi dan Malaysia ditempatkan di sekolah-sekolah mitra di Jawa Timur.
Sebanyak 92 murid telah tiba di Jawa Timur saat pembekalan berlangsung, sedangkan sisanya akan datang secara bertahap hingga 9 Juli 2026. "Yang dari Kuala Lumpur kenapa belum bisa hadir hari ini karena masih pada proses pemenuhan dokumen," kata Khofifah, Jumat 3 Juli 2026.
Selama menempuh pendidikan, para peserta akan belajar di 29 sekolah yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur. Sekolah tersebut terdiri atas 18 SMA dan 11 SMK yang telah dipilih berdasarkan kualitas dan kesiapan pendampingan.
Khofifah optimistis peserta ADEM Repatriasi memiliki peluang yang sama untuk berprestasi seperti murid lainnya. "Anak-anak ADEM ini memiliki prestasi yang sangat bagus, lebih dari 50 anak diterima melalui jalur prestasi maupun jalur tes, artinya mereka punya peluang yang sama," ujarnya.
Selain pendidikan akademik, Khofifah meminta seluruh kepala sekolah dan guru memberikan perhatian layaknya kepada anak sendiri. Menurutnya, pembelajaran harus diiringi penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam pembekalan itu, Khofifah mengajak para murid mengibarkan Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Tanah Airku serta Bendera. "Anakku, kalau ada bendera merah putih maka angkatlah bendera merah putih setinggi-tingginya," tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan seluruh sekolah penerima telah dipersiapkan agar peserta dapat beradaptasi dengan baik. Sebanyak 29 sekolah terbaik disiapkan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan potensi para murid.
Salah seorang peserta asal Sekolah Indonesia Johor Bahru, Nurul Syafah Aulia, mengaku bersyukur dapat mengikuti Program ADEM Repatriasi. "Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena melalui program ini saya bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia dan berharap dapat membanggakan Indonesia," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....