Ayah Berperan Cegah Remaja Terjerumus Perilaku Berisiko

  • 02 Jul 2026 08:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh: Kehadiran ayah dinilai memiliki peran penting dalam melindungi remaja dari berbagai perilaku berisiko, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan tidak sehat, hingga pernikahan usia dini. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Dialog RRI Perempuan dan Anak RRI Banda Aceh yang digelar bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional.

Duta GenRe Indonesia 2025, Fikrul As, mengatakan ayah merupakan sosok yang dapat menjadi tempat berdiskusi sekaligus panutan bagi anak. Karena itu, komunikasi yang baik antara ayah dan anak perlu dibangun sejak dini agar anak tidak mencari tempat bercerita di lingkungan yang keliru.

"Anak ingin didengarkan. Jangan hanya melarang, tetapi jelaskan alasan mengapa sesuatu tidak boleh dilakukan. Dengan begitu anak akan lebih mudah memahami dan menerima arahan dari orang tua," ujar Fikrul saat diwawancarai RRI pada Senin, 29 Juni 2026.

Ia menyarankan agar para ayah memanfaatkan momen sederhana, seperti makan bersama atau berbincang setelah beraktivitas, sebagai sarana membangun kedekatan emosional. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin akan memudahkan orang tua mengetahui kondisi maupun pergaulan anak.

Sementara itu, Agus Agandi menilai tantangan terbesar keluarga saat ini adalah berkurangnya interaksi langsung akibat penggunaan gawai yang berlebihan. Meski berada dalam satu rumah, banyak anggota keluarga yang justru sibuk dengan perangkat masing-masing sehingga kesempatan berkomunikasi menjadi semakin terbatas.

"Ketika pulang ke rumah, letakkan telepon genggam sejenak. Dengarkan cerita anak, berikan perhatian penuh, karena momen seperti itu akan selalu mereka ingat sampai dewasa," kata Agus.

Ia menambahkan, kehadiran ayah yang konsisten akan membantu anak membangun rasa aman, percaya diri, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan hidup. Sebaliknya, kurangnya perhatian dari orang tua dapat meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai pengaruh negatif.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional, kedua narasumber berharap para ayah semakin menyadari bahwa kehadiran mereka bukan hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kehadiran secara emosional, komunikasi yang hangat, dan keteladanan menjadi modal utama dalam menciptakan keluarga yang kuat serta melahirkan generasi penerus yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....