Bupati Lamongan Ajak Masyarakat Gemar Membaca demi Tingkatkan Literasi Daerah

  • 30 Jun 2026 13:46 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak seluruh masyarakat untuk membudayakan gemar membaca sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat literasi daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Festival Pusta Raya di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lamongan, Selasa, 30 Juni 2026.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa penguatan literasi menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lamongan. Hal itu dibuktikan dengan dimasukkannya indeks literasi daerah sebagai salah satu indikator dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan sumber daya manusia. Penguatan literasi menjadi bagian penting karena berdampak pada peningkatan kualitas masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM turut berkontribusi terhadap kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Salah satu faktor pendukungnya adalah semakin kuatnya budaya literasi di tengah masyarakat.

Bupati Yuhronur juga menekankan bahwa kebiasaan membaca harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengingatkan pentingnya peran orang tua, khususnya ayah, dalam membentuk karakter anak melalui kebiasaan membaca dan mendampingi tumbuh kembang mereka.

"Literasi dimulai dari rumah. Kehadiran orang tua, terutama ayah, sangat penting dalam membentuk karakter anak. Saat ini ada fenomena fatherless yang perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami juga mendorong gerakan mengantar anak di hari pertama sekolah agar peran ayah semakin kuat dalam kehidupan anak-anak," katanya.

Melalui Festival Pusta Raya, Pemkab Lamongan juga berupaya memperluas gerakan literasi hingga menjangkau desa-desa dan sekolah. Menurut Bupati, keberadaan perpustakaan desa yang terus berkembang menjadi salah satu bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca.

Selain itu, pemerintah daerah terus memperkuat layanan perpustakaan melalui berbagai fasilitas, seperti mobil perpustakaan keliling dan motor perpustakaan keliling yang secara rutin mendatangi sekolah maupun wilayah pedesaan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. Tak hanya itu, Pemkab Lamongan juga terus memberikan dukungan kepada perpustakaan desa dan taman baca masyarakat dalam bentuk bantuan koleksi buku maupun sarana dan prasarana pendukung.

Menanggapi capaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Lamongan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan, Umuronah, menjelaskan bahwa penurunan nilai yang terjadi bukan disebabkan menurunnya kualitas literasi, melainkan adanya perubahan indikator penilaian dari pemerintah pusat.

"Indikator penilaiannya berubah. Sebenarnya kondisi literasi di Lamongan sudah cukup baik, hanya saja ada penyesuaian pada instrumen penilaian sehingga nilai terlihat lebih rendah. Jadi bukan karena kinerja kita menurun," kata Umuronah.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan budaya baca masyarakat. Salah satunya melalui pengadaan koleksi buku setiap tahun dengan memanfaatkan APBD serta berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat apabila kebutuhan belum dapat dipenuhi daerah.

Selain penguatan koleksi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah juga mendorong pembentukan perpustakaan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Umuronah, keberadaan perpustakaan OPD menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian IPLM.

"Selama ini Lamongan belum memiliki perpustakaan OPD, sehingga berpengaruh terhadap nilai IPLM. Alhamdulillah, Bapak Bupati sangat memberikan perhatian dan dukungan sehingga tahun ini sudah dialokasikan anggaran untuk pengadaan perpustakaan OPD. Kami optimistis tahun depan nilai IPLM Lamongan akan meningkat karena indikator tersebut sudah mulai terpenuhi," tuturnya.

Umuronah menambahkan, pelaksanaan kegiatan penguatan budaya literasi yang digelar saat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Program tersebut didukung pendanaan dari pemerintah pusat maupun APBD Kabupaten Lamongan.

"Kami berharap tahun depan kembali memperoleh dukungan program dari pemerintah pusat sehingga upaya meningkatkan kegemaran membaca dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Lamongan dapat terus berjalan optimal," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....