Bupati Lamongan Pastikan Waduk Jajong dan Paprit Aman Hadapi Kemarau

  • 19 Jul 2026 09:02 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamogan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memastikan ketersediaan air irigasi di dua waduk wilayah Kecamatan Laren masih mencukupi untuk mendukung aktivitas pertanian selama musim kemarau. Kepastian tersebut diperoleh setelah melakukan peninjauan langsung ke Waduk Jajong di Desa Bulubrangsi dan Waduk Paprit di Desa Brangsi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan bahwa kondisi Waduk Jajong masih berada pada level yang aman. Volume air yang tersisa mencapai sekitar 64 persen dari kapasitas ideal sebesar 951.600 meter kubik, sehingga masih mampu mengairi lahan pertanian seluas 497 hektare.

"Kita pastikan ketersediaan air di Waduk Jajong masih 64 persen dan masih bisa mengairi lahan pertanian yang ada," katanya, Minggu, 19 Juli 2026

Menurutnya, ketersediaan air di Waduk Jajong masih sangat mencukupi karena sebagian petani di wilayah tersebut telah memasuki masa panen musim tanam kedua. Dengan berkurangnya kebutuhan air di lahan yang sudah panen, pasokan air dari waduk diperkirakan tetap mampu memenuhi kebutuhan irigasi hingga akhir musim kemarau.

Usai meninjau Waduk Jajong, Bupati Lamongan melanjutkan pemantauan ke Waduk Paprit di Desa Brangsi. Berdasarkan hasil pengecekan, volume air di waduk tersebut masih tersisa sekitar 49 persen dari kapasitas tampung sebesar 278.400 meter kubik. Meski lebih rendah dibandingkan Waduk Jajong, cadangan air tersebut masih dinilai cukup untuk mengairi lahan pertanian seluas 144 hektare.

Yuhronur menegaskan, keberhasilan menjaga ketersediaan air tidak hanya bergantung pada volume tampungan waduk, tetapi juga pada pengelolaan distribusi air yang efektif. Oleh karena itu, ia meminta petugas pengairan bersama kelompok tani terus melakukan pengaturan pembagian air secara terukur agar seluruh areal pertanian tetap memperoleh pasokan sesuai kebutuhan.

"Harus ada pengaturan dalam memanfaatkan air waduk agar pemenuhan pengairan lahan pertanian bisa tercukupi," tuturnya.

Pemantauan terhadap sejumlah waduk ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menghadapi musim kemarau. Pemerintah daerah berupaya memastikan infrastruktur sumber daya air tetap berfungsi optimal sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan air bagi sektor pertanian.

Melalui pemantauan berkala dan pengelolaan air yang terencana, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap produktivitas pertanian tetap terjaga selama musim kemarau. Ketersediaan air irigasi yang mencukupi diharapkan mampu mendukung kelancaran musim tanam, menjaga hasil panen petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....