HANI 2026, BNN Kendal Ingatkan Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

  • 30 Jun 2026 16:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Antinarkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni.

Kepala BNN Kabupaten Kendal, Anna Setiyawati, mengatakan pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Anna menjelaskan, perkembangan jenis zat psikoaktif baru terus meningkat sehingga memerlukan kewaspadaan dari seluruh pihak. Oleh karena itu, ia berharap komitmen pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba terus diperkuat.

"Zat psikoaktif itu terus bertambah. Pemberantasan narkoba harus dilakukan bersama-sama seluruh elemen masyarakat," katanya, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya. Selain itu, keluarga yang memiliki anggota dengan ketergantungan narkoba diharapkan segera memanfaatkan layanan rehabilitasi agar dapat memperoleh penanganan yang tepat.

"Seperti emak-emak yang viral itu, berani melawan narkoba. Saya sangat mengapresiasi," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi menilai peran keluarga sangat penting dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba. Menurutnya, orang tua perlu memberikan edukasi sejak dini agar anak-anak memahami risiko penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus peredaran narkoba yang kini menyasar kalangan anak muda. Salah satunya melalui penggunaan rokok elektronik atau vape yang dapat disalahgunakan sebagai media peredaran narkotika.

"Seperti vape, yang menjadi tren anak-anak muda. Ada yang diselipi narkoba," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....