Pasokan Berkurang, Harga Cabai Rawit dan Keriting di Kediri Naik
- 30 Jun 2026 09:52 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Cabai rawit merah dan cabai merah keriting di Kediri mengalami kenaikan harga, pengaruh pasokan berkurang. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Senin, 29 Juni 2026.
Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 rata-rata Rp27.000 naik Rp7.000 menjadi Rp34.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga Rp26.000 naik Rp6.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.
Kemudian untuk cabai rawit jenis Prentol Tumi 99 harga Rp23.000 naik Rp6.000 menjadi Rp29.000 per kilogram. Dan cabai rawit jenis Juwita 25 F1 harga Rp23.000 naik Rp6.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
“Harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting naik, karena pasokan berkurang. Sedangkan harga cabai merah besar masih tetap, biarpun pasokan juga berkurang,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.
Sementara harga Cabai Merah Keriting (CMK) varietas Boos Tavi harga Rp20.000 naik Rp4.000 menjadi Rp24.000 per kilogram. Cabai keriting jenis Sibad 46 dengan harga Rp18.000 naik Rp4.000 menjadi Rp22.000 per kilogram ditingkat grosir.
Harga komoditas Cabai Merah Besar (CMB) jenis Gada EVO rata-rata Rp18.000 per kilogram, cabai besar jenis Imola harga Rp17.000 per kilogram. Dan cabai besar jenis Sandi 08 harga Rp16.000 per kilogram ditingkat grosir.
Penyerapan cabai pada sektor industri melalui glower, cabai merah besar sebanyak 1 Ton, dan cabai rawit merah sebanyak 2 Ton. Terdapat pengiriman komoditas cabai rawit merah dari Kediri ke wilayah Kalimantan sebanyak 3 Ton.
Pasokan aneka jenis cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri, dan Malang sebanyak 3 Ton. Untuk pasokan cabai merah keriting dari wilayah lokal Kediri dan Blitar sebanyak 1 Ton, dan cabai rawit merah dari wilayah Kediri, Malang sebanyak 12 Ton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....