Cegah Karhutla Dengan Bentuk Relawan Damkar Desa

  • 30 Jun 2026 08:30 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Minimnya jumlah pos pemadam kebakaran di Kabupaten Kaur menjadi perhatian serius di tengah puncak musim kemarau. Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur hanya memiliki dua pos Damkar, yakni di Kota Bintuhan dan Kecamatan Kaur Utara.

Kondisi tersebut dinilai belum mampu mengoptimalkan upaya pencegahan kejadian kebakaran. Maupun penanganan kebakaran di seluruh wilayah Kabupaten Kaur yang terdiri dari 15 kecamatan, 192 desa, dan 3 kelurahan.

Bupati Kaur Gusril Pausi, melalui Pelaksana Tugas Camat Nasal Widyawati mengatakan, menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya berinisiatif mengusulkan pembentukan tim relawan kebakaran di seluruh desa yang ada di wilayahnya. Tim ini nantinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah sekaligus mengawasi potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

"Karena kita tau Pos Damkar di Kaur ini sangat minim. Kami akan membentuk tim relawan kebakaran di desa," ujar Camat Nasal kepada RRI Selasa 30 Juni 2026.

Keberadaan relawan kebakaran sangat diperlukan. Mengingat personel Damkar tidak mungkin mampu mengawasi seluruh wilayah Kabupaten Kaur dengan hanya mengandalkan dua pos pelayanan saja.

Menurutnya, Kecamatan Nasal yang memiliki 17 desa membutuhkan tim yang siap melakukan pemantauan secara rutin. Serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran.

Apalagi saat ini, masih ditemukan kebiasaan sebagian masyarakat membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar. Sehingga meningkatkan risiko munculnya titik api.

"Kecamatan Nasal saja ada 17 Desa, dari kota kota Bintuhan ke Nasal lumayan jauh ya. Jadi kami sangat butuh relawan kebakaran akan nantinya bisa membantu menangaani jita terjadi kebakaran," katanya.

Pembentukan relawan kebakaran merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di musim kemarau. Dengan adanya relawan di setiap desa, pengawasan terhadap wilayah akan lebih maksimal, sementara kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga diharapkan terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....