IGS 2026 usai digelar, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Makassar
- 30 Jun 2026 10:03 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kesuksesan penyelenggaraan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner Nusantara, tetapi juga membuka peluang kerja sama internasasional di berbagai sektor strategis. Sedikitnya delapan negara menyatakan minat menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Zulfitra Dianta, mengatakan forum IGS 2026 menjadi langkah awal membangun komunikasi menuju kerja sama yang lebih konkret, meski belum memasuki tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU). "Forum IGS 2026 ini menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret di masa mendatang. Ada sekitar delapan negara yang membangun komunikasi dan tertarik untuk bekerja sama," ujar Andi Zulfitra, Senin 29 Juni 2026.
Forum yang berlangsung pada 25–26 Juni 2026 tersebut dihadiri 41 delegasi dari 28 negara. Delapan negara yang menjajaki kerja sama dengan Makassar yakni Kosta Rika, Fiji, Polandia, Malaysia, Kamboja, Ukraina, Tunisia, dan Belanda.
Menurut Andi Zulfitra, setiap negara menawarkan peluang kerja sama sesuai bidang keunggulannya. Kosta Rika, misalnya, menawarkan kolaborasi dalam penguatan sistem mitigasi bencana. Fiji tertarik mengembangkan perdagangan gula aren asal Sulawesi Selatan sebagai alternatif pemanis yang lebih sehat.
Sementara itu, Polandia membuka peluang kerja sama pendidikan melalui pertukaran pelajar, dosen, riset bersama, hingga penyediaan beasiswa. Tunisia menjajaki perdagangan komoditas kurma dan investasi, sedangkan Malaysia menawarkan kerja sama di bidang pertukaran budaya dan promosi pariwisata.
Adapun Ukraina menjajaki hubungan persahabatan antarkota (sister city), sementara Belanda menawarkan peluang kerja sama pengembangan urban farming dan pertanian modern berbasis teknologi. Andi Zulfitra menilai gastrodiplomasi terbukti menjadi instrumen efektif untuk memperkuat hubungan internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, hingga pembangunan perkotaan.
"Harapannya, komunikasi yang telah terbangun ini dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Makassar," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Muhammad Mario Said, mengungkapkan IGS 2026 juga menghasilkan 37 peluang bisnis (business lead) dari 13 negara melalui Business Forum dan Business-to-Business (B2B) Matching yang mempertemukan 20 perusahaan dan UMKM lokal dengan para delegasi asing. "Dari hasil business matching yang difasilitasi DPMPTSP, tercatat 37 peluang bisnis dari 13 negara. Bahkan, empat hingga delapan negara di antaranya telah menunjukkan prospek yang sangat konkret menuju kerja sama bisnis," ujarnya.
Empat peluang bisnis prioritas yang kini memasuki tahap penjajakan lanjutan meliputi pengembangan jaringan coffee shop di Fiji oleh Kopi Leluhur, rencana joint venture industri gula aren, transaksi produk fesyen Zaini Hijab Makassar dengan pembeli asal Nigeria yang berlanjut ke pembahasan MoU, serta penjajakan ekspor produk perikanan PT Manara Atha Samudera ke Tunisia. Mario menambahkan, kopi asal Sulawesi Selatan menjadi komoditas yang paling banyak diminati para delegasi, disusul rempah-rempah, produk perikanan, dan fesyen lokal berbasis budaya Makassar.
Selain forum bisnis, Pemerintah Kota Makassar juga menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah negara untuk membahas peluang investasi, perdagangan, pendidikan, pariwisata, serta program sister city. Sebagai tindak lanjut, DPMPTSP akan menyerahkan kompilasi peluang bisnis prioritas kepada Kementerian Luar Negeri RI untuk diteruskan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara-negara mitra, sekaligus meminta pelaku usaha segera mengirimkan profil perusahaan, katalog, dan sampel produk guna mempercepat realisasi kerja sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....