Lapas Ampana Gelar Upacara Peringatan Harganas Ke-33 Tahun 2026
- 30 Jun 2026 07:37 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. Bertempat di halaman depan Lapas Kelas IIB Ampana, Senin 29 Juni 2026.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat makna, diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk kebersamaan.
Upacara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Sekretariat Jenderal Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.04.01-5 tanggal 25 Juni 2026, dengan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”.
Tema ini menjadi pengingat pentingnya peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang hadir secara utuh dalam pengasuhan, pembentukan karakter, serta penguatan ketahanan keluarga di tengah tantangan era digital dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, memimpin langsung jalannya kegiatan.
Seluruh rangkaian upacara turut didukung oleh petugas upacara dari jajaran pegawai Lapas Kelas IIB Ampana yang melaksanakan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen kuat seluruh jajaran dalam memperkuat nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan pembinaan karakter aparatur pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah membacakan Pidato Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa dan kunci menuju Indonesia Emas 2045.
“Di tengah tantangan era VUCA dan arus digitalisasi, keluarga dituntut semakin kuat dalam membentuk generasi berkualitas melalui tiga pilar utama, yaitu, Kesehatan melalui pencegahan stunting dan pemenuhan gizi 1.000 HPK, Pendidikan karakter yang menanamkan nilai moral, disiplin, dan cinta tanah air, Ketahanan mental dan spiritual dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Selain itu, ditegaskan pula pentingnya peran ayah dalam pengasuhan serta kewaspadaan terhadap dampak negatif penggunaan gawai yang berlebihan, yang dapat menurunkan kualitas interaksi keluarga dan empati anak.
“Berbagai persoalan sosial seperti bullying, narkoba, dan kenakalan remaja menjadi pengingat pentingnya penguatan fungsi keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter,”
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Ampana terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.
Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna, mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Suasana kebersamaan yang tercipta menjadi penguat semangat pengabdian seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan secara profesional dan berintegritas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....