Musim Kemarau di Gorontalo Diprediksi Mulai Juli 2026
- 30 Jun 2026 10:20 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebagian besar wilayah Gorontalo diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada Juli 2026. Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi Kelas IV BMKG Gorontalo, Merpati Nalle, berdasarkan pembaruan prediksi musim yang dirilis BMKG pada Juni 2026.
Merpati menjelaskan, dari delapan zona musim di Gorontalo, sekitar 62,5 persen diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Juli dasarian pertama. Sementara itu, sebagian wilayah lainnya telah lebih dulu memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni.
“Pada umumnya awal musim kemarau di Gorontalo diprediksi terjadi pada Juli dasarian pertama. Puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September,” ujar Merpati.
Ia menambahkan, awal musim kemarau tahun ini umumnya datang lebih cepat, yakni maju satu dasarian dibandingkan kondisi normal di sebagian besar zona musim di Gorontalo. Prediksi tersebut juga sejalan dengan prakiraan BMKG secara nasional yang menyebut sebagian besar wilayah Indonesia mengalami awal musim kemarau lebih awal dari biasanya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Kondisi tersebut diperkirakan menyebabkan curah hujan berada di bawah normal sehingga berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.
Selain itu, panjang musim kemarau di Gorontalo diprediksi bervariasi, mulai dari sekitar 11 hingga 25 dasarian. BMKG telah menyampaikan informasi beserta rekomendasi kepada pemerintah daerah sebagai bahan antisipasi menghadapi potensi dampak musim kemarau.
Untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim terbaru, masyarakat dapat memantau pembaruan yang disampaikan BMKG setiap 10 hari melalui akun Instagram resmi Stasiun Klimatologi BMKG Gorontalo maupun kanal informasi resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....