Bupati Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi di Gunungkidul

  • 29 Jun 2026 22:45 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Gunungkidul resmi dimulai. Bupati Gunungkidul menjadi salah satu responden pertama yang didata oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di Rumah Dinas Bupati, Purbosari, Kapanewon Wonosari, Senin 29 Juni 2026.

Proses pendataan tersebut berlangsung usai pencanangan pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Gunungkidul. Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala BPS Daerah Istimewa Yogyakarta serta Kepala BPS Kabupaten Gunungkidul saat menerima kedatangan petugas sensus.

Dalam pendataan, petugas mengajukan sejumlah pertanyaan terkait kondisi rumah tangga, mulai dari jumlah anggota keluarga, kepemilikan aset, hingga aktivitas usaha yang dimiliki di luar jabatan sebagai kepala daerah, termasuk kepemilikan lahan pertanian maupun perkebunan. Selain itu, berbagai fasilitas yang tersedia di rumah juga menjadi bagian dari pendataan.

Endah menjelaskan, sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali memiliki peran penting dalam menyediakan data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Data tersebut nantinya akan digunakan pemerintah untuk mengetahui perkembangan kondisi ekonomi masyarakat sekaligus menentukan arah kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Sensus ini dilakukan 10 tahun sekali untuk melihat bagaimana Kabupaten Gunungkidul khususnya setelah 10 tahun terakhir, yang akan digunakan nantinya sebagai kebijakan dan alat keputusan pemerintah daerah dalam mengatensi warga masyarakat,” ujar Endah.

Ia mengajak seluruh masyarakat Gunungkidul untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menyiapkan Kartu Keluarga (KK) sebagai acuan verifikasi anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Warga juga diminta memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya agar hasil pendataan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dan warga dimohon dapat memberikan data akurat yang diminta oleh petugas dengan baik dan memberikan jawaban yang sejujur-jujurnya serta sebenar-benarnya,” ucap Bupati.

Selain mengapresiasi kesiapan BPS dalam melaksanakan pendataan, Bupati juga memastikan masyarakat tidak perlu ragu menerima kedatangan petugas sensus. Seluruh petugas telah dibekali kemampuan untuk memberikan penjelasan kepada warga apabila terdapat pertanyaan yang belum dipahami selama proses wawancara berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....