Drumband MTs Soppeng Siap Tembus Panggung Internasional

  • 29 Jun 2026 21:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Soppeng - Suasana penuh semangat, haru, dan optimisme menyelimuti halaman MTs Negeri Soppeng, Senin, 29 Juni 2026 saat kontingen drumband madrasah tersebut resmi dilepas untuk mengikuti Makassar International Marching Festival (MIMF) 2026. Keikutsertaan mereka bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi menjadi simbol bahwa madrasah di daerah mampu menembus panggung internasional melalui kerja keras, disiplin, dan kolaborasi.

Pelepasan kontingen dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Soppeng, jajaran Forkopimcam Marioriwawo, pengawas madrasah, kepala madrasah, guru, pembina, orang tua siswa, serta keluarga besar MTs Negeri Soppeng.

Kepala MTs Negeri Soppeng, Siliwarni, mengatakan keberangkatan tim drumband merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari guru, pembina, orang tua hingga pemerintah daerah. Selama kurang lebih dua bulan, para siswa menjalani latihan intensif dari pagi hingga malam demi mempersiapkan penampilan terbaik mereka.

Menurutnya, drumband kini telah menjadi salah satu identitas sekaligus program unggulan madrasah. Berbagai prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa peserta didik dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di level nasional bahkan internasional apabila mendapat pembinaan yang tepat.

"Anak-anak telah berlatih dengan penuh disiplin dan semangat. Kami berharap mereka mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama MTs Negeri Soppeng," ujarnya.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, memberikan apresiasi atas keberhasilan MTs Negeri Soppeng membangun prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler. Ia menilai pencapaian tersebut lahir dari kekompakan seluruh pihak yang percaya bahwa pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama.

"Ini contoh luar biasa bagaimana kebersamaan mampu melahirkan prestasi. Tidak mudah membawa siswa tampil di ajang internasional. Semua ini lahir dari kerja keras guru, pembina, orang tua, pemerintah, dan seluruh stakeholder," katanya.

Ali Yafid juga mengingatkan para peserta bahwa mereka tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga menjadi duta Kabupaten Soppeng dan Sulawesi Selatan di hadapan peserta dari berbagai daerah dan negara. "Anak-anakku adalah anak-anak istimewa. Tampilkan kemampuan terbaik dengan disiplin, percaya diri, tetap rendah hati, dan jaga nama baik daerah," pesannya.

Ia turut mengapresiasi peran orang tua yang terus mendampingi proses pembinaan putra-putri mereka. Menurutnya, keberhasilan pendidikan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ali Yafid juga memberikan penguatan kompetensi kepada para guru. Ia menekankan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, Ekoteologi, dan Moderasi Beragama agar proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama, lingkungan, serta mampu hidup harmonis dalam keberagaman.

Keberangkatan kontingen Drumband MTs Negeri Soppeng menuju Makassar International Marching Festival 2026 menjadi bukti bahwa madrasah terus berkembang sebagai ruang lahirnya generasi berprestasi, berkarakter, dan siap membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....