SMPN 1 Kota Bengkulu Luncurkan Ujian Digital Anti Curang Berbasis Android

  • 29 Jun 2026 15:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - SMP Negeri 01 Kota Bengkulu resmi meluncurkan inovasi asesmen digital ASTEROID EXAM PRO, sebuah sistem ujian berbasis Android yang dirancang untuk mencegah kecurangan sekaligus meningkatkan efisiensi pelaksanaan evaluasi belajar. Inovasi ini mulai diterapkan secara penuh pada pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) dan Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) tahun 2026.

Kepala SMPN 01 Kota Bengkulu, Mukhtarimin, mengatakan ASTEROID EXAM PRO merupakan singkatan dari Asesmen Terintegrasi Android dan Exambro Proteksi Kecurangan. Inovasi tersebut hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan pendidikan di era digital, mulai dari maraknya praktik kecurangan saat ujian, keterbatasan laboratorium komputer, hingga tingginya penggunaan kertas dalam pelaksanaan asesmen.

"Melalui sistem ini, telepon pintar milik siswa tidak lagi menjadi sumber gangguan, tetapi berubah menjadi ruang ujian digital yang aman, tertutup, dan profesional," ujar Mukhtarimin pada Senin, 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, ASTEROID EXAM PRO dibangun berdasarkan lima landasan regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah serta Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Nomor 35 Tahun 2024.

Keunggulan utama inovasi ini terletak pada sistem keamanan berlapis melalui aplikasi Exambro yang mengunci perangkat selama ujian berlangsung. Dengan sistem tersebut, siswa tidak dapat membuka browser, aplikasi pesan instan, fitur split screen, melakukan tangkapan layar, maupun merekam layar sehingga potensi kecurangan dapat ditekan secara maksimal.

“Selain meningkatkan integritas pelaksanaan ujian, sistem ini juga mempercepat proses penilaian. Jika sebelumnya guru membutuhkan waktu tiga hingga tujuh hari untuk mengoreksi hasil ujian secara manual, kini nilai beserta analisis butir soal dapat diperoleh secara otomatis sesaat setelah peserta menyelesaikan ujian,” tuturnya.

Dari sisi efisiensi, sekolah mampu menghemat sekitar 80 hingga 90 persen biaya operasional asesmen setiap semester karena tidak lagi memerlukan pencetakan naskah soal maupun lembar jawaban dalam jumlah besar.

"Inovasi ini juga menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program Green Government Kota Bengkulu. Pengurangan penggunaan kertas berarti ikut mengurangi limbah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Foto : Kepala SMPN 01 Kota Bengkulu, Mukhtarimin

Mukhtarimin menilai manfaat ASTEROID EXAM PRO tidak hanya dirasakan sekolah, tetapi juga pemerintah daerah, guru, dan siswa. Pemerintah memperoleh data pendidikan yang lebih akurat sekaligus mendukung peningkatan Indeks Inovasi Daerah, sementara guru terbantu dalam mengurangi beban administrasi dan memperoleh hasil evaluasi secara cepat. Bagi siswa, sistem ini menciptakan iklim ujian yang lebih adil serta mendorong peningkatan literasi digital.

Selain itu penerapan ASTEROID EXAM PRO menjadikan SMPN 01 Kota Bengkulu sebagai salah satu sekolah pelopor pelaksanaan ujian digital berintegritas di Kota Bengkulu, sekaligus membuktikan bahwa transformasi digital dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter peserta didik dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan.

"Dengan inovasi ini, kami ingin memastikan hasil penilaian benar-benar valid, objektif, dan mencerminkan kemampuan peserta didik yang sesungguhnya. Kami berharap lulusan SMPN 01 Kota Bengkulu tumbuh menjadi generasi yang jujur, berintegritas, dan kompeten," tutup Mukhtarimin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....