Kemenag Banda Aceh Santuni 830 Anak Yatim dan Difabel
- 29 Jun 2026 16:09 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID,Banda Aceh – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banda Aceh menyalurkan santunan senilai total Rp415.000.000 kepada 830 anak yatim, piatu, dan penyandang disabilitas (difabel). Dana santunan yang diserahkan dalam rangka memeriahkan Lebaran Yatim 1448 Hijriah ini bersumber sepenuhnya dari hasil pengumpulan infak rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh yang dihimpun melalui UPZIS.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp500.000 per orang. Penyerahan santunan tersebut bertepatan dengan momentum Lebaran Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Bulan Wakaf Muharram 1448 H yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (25/6/2026).
Plh Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh, Kusnadi, S.Ag., M.A., melakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima yang diwakili oleh kepala madrasah dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Kemenag Kota Banda Aceh yang telah berpartisipasi rutin melalui infak, sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, piatu, serta penyandang disabilitas, khususnya dalam menyambut bulan Muharram yang penuh berkah," ujar Kusnadi dalam arahannya.
Rincian Penerima & Mekanisme Penyaluran
Penyelenggara Zakat dan Wakaf selaku Ketua UPZIS Kemenag Kota Banda Aceh, Syarifah Zaitunsari, S.Pd.I., M.Ed., merincikan bahwa 830 penerima manfaat tersebut terdiri dari 60 orang di lingkungan kantor, 90 orang di lingkungan KUA, 200 orang di lingkungan Madrasah Aliyah (MA), 230 orang di lingkungan Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 250 orang di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
| Baca juga: Kasus HIV Banda Aceh Capai 918 Orang |
Syarifah menegaskan, demi menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran, seluruh dana bantuan dikirimkan secara langsung ke rekening bank masing-masing anak yang datanya telah terverifikasi.
"Seluruh santunan kami transfer langsung ke rekening penerima untuk memastikan bantuan ini tersalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan langsung dirasakan manfaatnya tanpa perantara," jelas Syarifah.
Bagian dari Gerakan Nasional
Aksi sosial kemanusiaan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang mengusung tema “Berbagi Cinta, Menguatkan Kepedulian, Mengokohkan Umat”. Program ini terselenggara atas kolaborasi sinergis antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berpusat secara daring dari Aula H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta.
Melalui kesuksesan agenda ini, Kemenag Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memupuk semangat berbagi dan menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat melalui program keagamaan serta pemberdayaan umat.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh jajaran internal, di antaranya perwakilan Kasi Bimas Islam Umar SAg, perwakilan Kasi Penmad M. Dinar SAg MPd, perwakilan Kasi PAI Muhammad Haekal SE, Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah, pengurus IPARI dan APRI, serta jajaran Ketua Pokjawas PAI dan Madrasah Kota Banda Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....