TPID Inhil Siaga Jaga Stabilitas Harga

  • 29 Jun 2026 15:35 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dwi Budiyanto, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual dari Ruang E-Bilik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Indragiri Hilir, Senin 29 Juni 2026.

Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian didampingi Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, serta diikuti kepala daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Pertemuan tersebut membahas perkembangan inflasi nasional, kondisi Indeks Perkembangan Harga (IPH), serta langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 26 Juni 2026, Provinsi Riau mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 0,01 persen. Secara nasional, sebanyak 30 provinsi mengalami kenaikan IPH, sedangkan delapan provinsi mengalami penurunan. Komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan harga di sejumlah daerah antara lain bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan komoditas strategis, seperti bawang putih, minyak goreng, dan beras.

Selain membahas pengendalian inflasi, rakor turut diisi sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino yang disampaikan Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D. Dalam paparannya, ia mengingatkan pentingnya langkah antisipasi pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan, sektor pertanian, serta ketersediaan air bersih menghadapi potensi dampak perubahan iklim.

Mewakili Bupati Indragiri Hilir, Dwi Budiyanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan terus memperkuat koordinasi bersama TPID dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi dampak El Nino terhadap ketersediaan pangan.

"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan memperkuat sinergi antarinstansi, melakukan pemantauan harga secara berkala, serta mengantisipasi dampak El Nino agar stabilitas pangan dan inflasi daerah tetap terkendali," ujar Dwi Budiyanto.

Ia menambahkan, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

"Melalui koordinasi yang kuat, kami optimistis stabilitas harga dapat terus terjaga sehingga masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....