Pemprov Riau Intensifkan Pasar Murah jelang Iduladha

  • 25 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan terus melakukan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggencarkan operasi pasar murah di sejumlah titik pemukiman masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, kegiatan pasar murah menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Operasi pasar murah ini terus kami lakukan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Senin 25 Mei 2026.

Untuk pekan ini, pasar murah dijadwalkan berlangsung di dua lokasi di Kota Pekanbaru. Kegiatan pertama digelar di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai pada Senin 25 Mei 2026.

Sedangkan pelaksanaan hari kedua akan berlangsung pada Selasa 26 Mei 2026 di halaman Kantor Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai.

Tetty menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar murah kali ini hanya digelar selama dua hari menyesuaikan jadwal libur nasional dan cuti bersama Iduladha yang jatuh pada pertengahan pekan.

Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP kualitas medium dijual seharga Rp60 ribu untuk kemasan lima kilogram.

Sementara beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dipasarkan dengan harga Rp165 ribu untuk kemasan 10 kilogram dan Rp83 ribu untuk kemasan lima kilogram.

Selain itu, masyarakat juga dapat membeli Minyakita seharga Rp15.500 per bungkus, gula pasir Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Segitiga Biru Rp13 ribu per bungkus, serta garam kemasan Rp2 ribu.

Untuk komoditas hortikultura seperti cabai merah, bawang, kentang dan telur ayam, harga penjualan menyesuaikan perkembangan harga di tingkat petani.

Pemerintah berharap operasi pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil sekaligus menekan potensi inflasi menjelang perayaan Iduladha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....