Ringankan Beban Masyarakat, BAZNAS Kulon Progo Gelar Khitanan Ceria

  • 29 Jun 2026 13:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Bagi sebagian besar anak-anak, masa libur sekolah adalah waktu untuk bermain atau berwisata bersama keluarga. Namun, suasana berbeda terlihat di Klinik PKU Muhammadiyah Wates dan Nanggulan pada Sabtu 27 Juni 2026, dimana Ratusan anak justru mengantre untuk mengikuti khitanan massal.

Di antara 120 anak yang hadir, Efran cukup menarik perhatian. Bocah berusia 6,5 tahun asal, Tirtorahayu, Galur ini menjadi peserta termuda dalam gelaran Khitan Ceria BAZNAS 2026. Ketika anak-anak seusianya mungkin ragu, Efran justru menunjukkan keberaniannya.

"Bagus sekali, program ini sangat meringankan dan membantu masyarakat kurang mampu. Harapannya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya," ungkap Uyaniah, ibunda Efran.

Bagi keluarga seperti Uyaniah, program dari BAZNAS Kulon Progo ini bukan hanya fasilitas kesehatan gratis, namun juga secercah harapan ditengah keterbatasan.

Ketua BAZNAS Kulon Progo, H. Alfanuha Yushida, mengatakan, sebenarnya, Pihaknya menargetkan 150 peserta yang dibagi rata di dua lokasi. Namun, hingga hari pelaksanaan, tercatat 69 anak dikhitan di Wates dan 51 anak di Nanggulan.

"Masih ada kuota yang kami optimalkan melalui bagian pendistribusian dan pendayagunaan agar manfaat program ini semakin luas dirasakan masyarakat," ujarnya.

Khitan Ceria tutur Alfanuha, merupakan rangkaian "berbagi kebahagiaan" di bulan Muharram. BAZNAS juga memberikan santunan anak yatim di seluruh kalurahan, hingga agenda rihlah (wisata edukasi) lintas kota menuju Semarang dan Salatiga.

Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, mengatakan, momen ini bukan sekadar ritual setahun sekali atau formalitas libur sekolah. Ada sisi kesehatan dan mental jangka panjang di dalamnya.

"Khitan bukan hanya sebuah tradisi, tetapi bagian dari ikhtiar menjaga kebersihan dan kesehatan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....