CAI ke-47 Libatkan 1.500 Peserta dari dalam Negeri hingga Mancanegara
- 29 Jun 2026 13:29 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang digelar Pondok Pesantren Gadingmangu resmi dibuka di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan tahunan tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan berbasis alam, kebangsaan, dan kepemimpinan.
Humas Pondok Pesantren Gadingmangu, Rudi Harianto, mengatakan CAI merupakan agenda rutin yang telah diselenggarakan selama 47 tahun. Menurutnya, perkemahan tersebut dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta wawasan kebangsaan.
"CAI merupakan agenda tahunan yang digagas Pondok Pesantren Gadingmangu dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-47. Sekitar 1.500 peserta hadir dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga 2 Juli 2026," kata Rudi.
Ia menjelaskan, selama empat hari pelaksanaan peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pembekalan wawasan kebangsaan, implementasi 29 karakter luhur, jelajah alam, hingga beragam aktivitas seni dan olahraga. Panitia juga menghadirkan festival pencak silat, pertunjukan teater, pantomim, kegiatan off-road dan ATV, serta bazar UMKM yang melibatkan masyarakat sekitar sebagai upaya memberikan dampak ekonomi bagi kawasan Wonosalam.
"Seluruh rangkaian kegiatan disusun untuk membentuk generasi muda yang profesional, religius, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa. Kami juga berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan pelaku UMKM," ujarnya.
Pembukaan CAI ke-47 turut dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forkopimprov Jawa Timur, Forkopimda Kabupaten Jombang, serta unsur Forkopimcam Wonosalam. Dalam sambutannya, Wakil Presiden mengajak generasi muda untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menguasai perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), secara etis dan bertanggung jawab.
"Generasi muda harus terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menguasai teknologi masa depan seperti Artificial Intelligence. Namun, teknologi itu harus dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab untuk kemajuan Indonesia," ujar Gibran.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai CAI menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kegiatan di alam terbuka tersebut mampu menanamkan nilai tanggung jawab, semangat kebangsaan, serta memperkuat jiwa kepemimpinan para peserta.
"Perkemahan ini bukan sekadar kegiatan di alam terbuka. Di sinilah anak-anak muda ditempa menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat," kata Khofifah.
Salah seorang peserta, Faiz, mengaku antusias mengikuti CAI untuk pertama kalinya. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk bertemu peserta dari berbagai daerah.
"Saya senang bisa mengikuti CAI untuk pertama kalinya. Kegiatannya sangat berkesan, banyak pengalaman yang didapat, dan suasananya sangat berbeda karena bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah," ujar Faiz.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....