Diduga akibat Konsleting listrik, Rumah Sekaligus Tempat Usaha Terbakad
- 29 Jun 2026 11:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO – Sebuah rumah sekaligus tempat usaha servis jok motor dan warung di Cangkring, Bendungan, Wates, Kulon Progo, terbakar pada Sabtu, 27 Juni 2026 malam.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan milik MS (29) dan S (75), warga setempat. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan awal di lokasi kejadian, musibah ini diduga karena konsleting kelistrikan.
"Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik. Pada saat kejadian, pemilik rumah, tempat usaha, maupun warung tidak berada di lokasi, sehingga bangunan dalam keadaan kosong," ujarnya, Senin 29 Juni 2026.
Sarjoko menjelaskan, kejadian kebakaran bermula saat salah seorang saksi yang baru saja pulang dari masjid melihat kepulan asap disertai kobaran api kecil keluar dari bangunan tempat usaha servis jok motor milik MS.
Dalam waktu singkat, api cepat membesar karena material yang mudah terbakar dan dengan cepat merambat ke seluruh bangunan warung serta rumah hunian milik S yang berada tepat di belakangnya.
Melihat kobaran api, saksi kemudian berupaya menyelamatkan sejumlah kendaraan yang terparkir di samping lokasi kejadian ke tempat yang lebih aman. Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini juga sempat bahu-membahu berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun terkendala oleh kobaran api yang sudah terlanjur membesar.
Mendapat laporan kebakaran tersebut, petugas gabungan segera meluncur ke lokasi. Tim pemadam yang dikerahkan terdiri dari 2 unit mobil pemadam dan 1 unit mobil tangki suplai Damkar Kulon Progo, serta didukung mobil tangki dari PMI dan TAGANA.
Petugas dari Polsek Wates, Tim INAFIS Polres Kulon Progo, Koramil Wates, pihak PLN, jajaran pemerintah kalurahan, hingga relawan turut bersiaga di lokasi untuk membantu proses lokalisasi dan pemadaman api.
Berkat respons cepat dari petugas gabungan dan relawan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak meluas ke bangunan-bangunan lain di sekitarnya.
Sarjoko memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Kendati demikian, kerugian materiil yang dialami korban tergolong cukup besar.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, bangunan tempat usaha serta rumah hunian mengalami kerusakan cukup berat akibat terbakar. Total kerugian material sekitar Rp330juta,-," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....