Teknologi Pengolahan Rumput Laut Dorong Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

  • 29 Jun 2026 12:45 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Penerapan teknologi tepat guna dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas rumput laut sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, pengembangan sektor ini diharapkan mampu mendorong hilirisasi produk berbasis sumber daya lokal.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi dalam pengembangan tersebut melalui program pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk dukungannya dilakukan dengan menghadirkan teknologi preparasi rumput laut berupa mesin pencuci dan spinner pengering untuk membantu meningkatkan kualitas hasil pascapanen.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPI, Himawan Prasetyo mengatakan, pemanfaatan teknologi merupakan solusi untuk meningkatkan daya saing produk rumput laut di pasaran. "Melalui hibah mesin pencuci dan spinner pengering rumput laut ini, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kualitas hasil pascapanen sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas," ujarnya pada Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Himawan, komoditas rumput laut, khususnya jenis Gracilaria, memiliki potensi ekonomi yang besar apabila tidak hanya dipasarkan sebagai bahan baku. Pengolahan yang lebih baik diyakini mampu menciptakan produk bernilai tambah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun industri rumput laut yang berkelanjutan. "Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa berbasis sumber daya lokal serta memperkuat ekosistem hilirisasi rumput laut di Kabupaten Serang," katanya.

Selain menghadirkan teknologi, program pemberdayaan masyarakat juga melibatkan mahasiswa dalam proses pendampingan kepada masyarakat. Pendekatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Suryadi menilai, dukungan teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas produksi rumput laut masyarakat pesisir. Menurutnya, peningkatan kualitas produk akan berdampak pada semakin terbukanya peluang pasar dan berkembangnya usaha masyarakat desa.

Direktur BUMDes Tengkurak, Aliudin menyatakan, pengelolaan sarana produksi secara optimal menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan usaha berbasis rumput laut. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat kelembagaan ekonomi desa.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Serang, Mohamad Ishak Abdul Raup mengatakan, pengembangan budidaya dan pengolahan rumput laut perlu didukung melalui inovasi serta penerapan teknologi. "Kami berharap Desa Tengkurak dapat berkembang menjadi salah satu sentra budidaya dan pengolahan rumput laut di Kabupaten Serang, karena potensinya sangat besar dan perlu terus didorong melalui inovasi serta pemanfaatan teknologi yang tepat," katanya.

Melalui penerapan teknologi, pendampingan berkelanjutan, dan kolaborasi lintas sektor, pengembangan rumput laut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat pesisir. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat hilirisasi komoditas lokal serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....