PLN UID Lampung Siapkan 83 SPKLU Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

  • 29 Jun 2026 14:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung operasional transportasi berbasis kendaraan listrik di Provinsi Lampung. Kesiapan tersebut menyusul mulai beroperasinya layanan taksi listrik Green SM di Lampung.

PLN menilai kehadiran transportasi berbasis energi bersih menjadi langkah positif dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik di daerah. Dukungan infrastruktur pengisian daya diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem transportasi ramah lingkungan.

Manager Strategi Pemasaran PLN UID Lampung Bennie Adenata RAG mengatakan PLN berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal serta infrastruktur pendukung agar operasional kendaraan listrik berjalan optimal. Menurutnya, kesiapan SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan kendaraan listrik di Lampung.

"PLN menyambut baik hadirnya layanan transportasi berbasis kendaraan listrik di Lampung. Kami berkomitmen memastikan keandalan pasokan listrik serta kesiapan infrastruktur SPKLU untuk mendukung operasional kendaraan listrik dan mendorong percepatan transisi energi yang lebih ramah lingkungan," ujar Bennie, Senin 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan hingga saat ini PLN telah mengoperasikan 83 titik SPKLU yang tersebar di 51 lokasi di Provinsi Lampung. Jaringan tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha melakukan pengisian daya kendaraan listrik di berbagai wilayah.

Bennie menambahkan pengembangan infrastruktur pengisian daya akan terus dilakukan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung transisi energi sekaligus menghadirkan layanan kelistrikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Green SM resmi menghadirkan layanan taksi listrik di Lampung sebagai wilayah operasional pertama di Pulau Sumatera dengan sekitar 200 unit kendaraan pada tahap awal. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Lampung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....