Haflah Qiraatil Kutub Madrasah I'dadiyah DDI Mangkoso Tampilkan Capaian Santri

  • 29 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Capaian santri dalam membaca Al-Qur'an, mengkaji kitab, serta pembentukan adab menjadi bukti nyata proses pendidikan pesantren yang berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan. Hasil pembinaan tersebut ditampilkan Madrasah I'dadiyah DDI Mangkoso melalui Haflah Qiraatil Kutub yang digelar pada Jumat, 27 Juni 2026, di GOR Kampus 3 Putri Nurul Hidayah Bululampang.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menjadi ajang unjuk capaian santri sekaligus bentuk laporan perkembangan pendidikan kepada para orang tua. Haflah tersebut dihadiri Wakil Bupati Barru, pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Kepala Kantor Kemenag Barru Dr. H. Irman, M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barru dan Pangkep, utusan Universitas Al-Azhar Mesir Syekh Mahmud Muhammad, Sekretaris PB DDI Dr. H. Muhammad Ridwan Hilal, S.Ag., M.M., serta sejumlah guru besar Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Inayah, santriwati Madrasah I'dadiyah Kampus 1, dilanjutkan penyampaian laporan perkembangan santri selama hampir setahun menempuh pendidikan oleh Kepala Madrasah I'dadiyah, Prof. Dr. Muhammad Agus, M.Th.I., sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada para orang tua. “Dulu, anak-anak kita masih belum mahir membaca Al-Qur’an, alhamdulillah setelah kurang lebih 10 bulan, di antara mereka bahkan ada yang sudah menjadi imam salat tarawih,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Senin 29 Juni 2026.

Sebelum penampilan santri dimulai, turut diluncurkan buku Di Negeri Para Perindu Ilmu, karya santri Madrasah I'dadiyah Kampus 2 Putra Nurul Jihad yang dipelopori penulis nasional Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos., M.M.

Para santri selanjutnya menampilkan hafalan juz 30 dan pembacaan kitab Hilyah Asy-Syabab karya AG. H. Abdurrahman Ambo Dalle yang diuji secara interaktif oleh para tamu yang hadir dan langsung mendapat ujian. "Sangat bersyukur atas perkembangan anak saya setelah mondok di Madrasah I'dadiyah," ungkap satu orang tua santri, Rosmiati.

Hal serupa juga ditegaskan Kepala Kemenag Barru, Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si., yang menyebut penampilan para santri sebagai bukti nyata keberkahan ilmu di Pondok Pesantren DDI Mangkoso. “Kita menyaksikan dan membuktikan bahwa penampilan tadi bukanlah rekayasa. Setelah diuji oleh sekian hadirin, terbukti bahwa kemampuan anak-anak kita bukan rekayasa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., berpesan agar para orang tua tidak ragu berinvestasi untuk pendidikan anak, sebab pendidikan dan adab merupakan bekal utama masa depan. “Orang tua jangan takut mengeluarkan uang untuk pendidikan anaknya. Selain itu, orang tua juga harus memerhatikan adab anaknya. Dan di DDI Mangkoso ini, dipastikan anaknya dijaga adabnya,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman peringkat terbaik Madrasah I'dadiyah di tiap unit kampus oleh Ustaz Ahmad Rizal, S.Pd., dilanjutkan doa oleh AG. H. Prof. Dr. H. Muh. Faried Wadjedy, M.A.

Dengan penuh haru, ia mensyukuri menyaksikan capaian para santri pada haflah tersebut. “Sudah berapa tisu habis untuk menghapus air mata saya sebab syukur dan bahagia menyaksikan acara ini,” tutur Anregurutta.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....