Kenali Gejala Campak pada Anak: Mulai dari Demam Tinggi, Mata Merah, hingga Munculnya
- 29 Jun 2026 13:16 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi — Lonjakan kasus campak yang terjadi di Kota Jambi menjadi alarm keras bagi para orang tua untuk lebih mengenali ciri-ciri awal penyakit menular ini. Dinas Kesehatan Kota Jambi meminta masyarakat tidak menganggap remeh gejala yang muncul, karena keterlambatan penanganan dapat memicu komplikasi fatal pada anak.
Kabid P2P Dinkes Kota Jambi, Kartika Rini, menjelaskan bahwa campak memiliki fase gejala yang khas dan sangat menular melalui percikan dropet saat penderita batuk atau bersin, Sabtu, 27 Juni 2026.
Berikut adalah tahapan gejala campak yang wajib diwaspadai oleh orang tua:
- Fase Awal (Gejala Mirip Flu)
Pada 3 hingga 5 hari pertama, gejala campak sering kali mengecoh karena sangat mirip dengan flu biasa. Fase ini ditandai dengan:
Demam Tinggi: Suhu tubuh anak meningkat drastis secara mendadak, sering kali mencapai 39°C hingga 40°C.
Batuk dan Pilek: Disertai bersin-bersin dan tenggorokan yang meradang.
Mata Merah (Konjungtivitis): Mata anak terlihat berair, merah, dan sangat sensitif terhadap cahaya terang.
- Munculnya Bercak Koplik
Sebelum ruam luar muncul, biasanya akan timbul bercak putih kecil seperti garam di bagian dalam pipi atau area gusi (bercak Koplik). Gejala spesifik ini sering kali ditemukan saat pemeriksaan medis awal. - Fase Ruam Kemerahan
Setelah beberapa hari demam, barulah muncul ruam khas campak yang berbentuk bintik-bintik kemerahan padat.
Ruam ini dimulai dari batas rambut, belakang telinga, lalu menjalar ke wajah dan leher.
Dalam beberapa hari, ruam akan menyebar ke seluruh tubuh hingga ke tangan dan kaki.
Saat ruam ini muncul, demam biasanya mencapai puncaknya dan anak akan merasa sangat lemas. Setelah beberapa hari, ruam akan berubah menjadi kecokelatan dan mengelupas secara perlahan seiring membaiknya kondisi.
"Jika anak mengalami demam tinggi disertai mata merah dan batuk, jangan tunggu sampai ruamnya memenuhi seluruh tubuh. Segera bawa ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," imbau Kartika Rini.
Dinkes Kota Jambi mengingatkan bahwa bahaya utama campak bukanlah ruamnya, melainkan komplikasinya seperti diare parah yang memicu dehidrasi, infeksi paru-paru (pneumonia), hingga radang otak. Imunisasi MR/MMR yang lengkap adalah satu-satunya benteng pertahanan terbaik untuk mencegah anak dari bahaya gejala-gejala tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....