TPA Among Putra Siapkan Generasi Berakhlak menuju Indonesia Emas

  • 28 Jun 2026 13:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Suasana hangat dan penuh kebanggaan mewarnai Wisuda dan Pentas Seni TPA Among Putra Kepatihan yang digelar di The Allabun Pakem, Sleman. Di atas panggung, anak-anak menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tari, menyanyi, pembacaan puisi, hingga hafalan surat-surat pendek. Kegiatan ini tidak hanya menjadi penanda kelulusan, tetapi juga menjadi perayaan atas proses tumbuh kembang anak yang dibekali nilai akhlak, budaya, dan kreativitas sebagai bekal masa depan.

Sebanyak 28 anak bersama orang tua dan keluarga mengikuti rangkaian acara tersebut. Dari jumlah itu, empat anak berusia enam tahun mengikuti prosesi wisuda sebagai simbol kesiapan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).

Momen haru terasa ketika para wisudawan kecil mengenakan toga dan menerima plakat penghargaan. Bagi orang tua, prosesi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan putra-putri mereka. Sementara bagi anak-anak, kesempatan tampil di atas panggung menjadi ajang menunjukkan hasil pembelajaran selama dua semester terakhir.

Pentas seni semakin semarak dengan berbagai penampilan yang dibawakan anak-anak. Tarian, puisi, lagu, hingga hafalan surat pendek ditampilkan dengan penuh percaya diri. Tepuk tangan para keluarga yang hadir menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi mereka.

Pengelola TPA Among Putra, Priyantinah Tri Saktiyana, mengatakan kegiatan wisuda dan pentas seni merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan sebanyak empat kali. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan anak, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara anak, orang tua, dan pengelola.

"Alhamdulillah, melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Kehadiran keluarga membuat suasana menjadi lebih ceria, meriah, dan penuh kebahagiaan bagi anak-anak," ujar Priyantinah, Sabtu, 20 Juni 2026.

Ia menuturkan, anak-anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Pengalaman tampil di hadapan banyak orang dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam berekspresi.

"Anak-anak sangat senang karena memiliki ruang untuk berekspresi. Mereka tampil dengan penuh semangat dan percaya diri. Setelah wisuda dan pentas seni, kegiatan dilanjutkan dengan outbound hingga sore hari sehingga menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan bagi seluruh keluarga," katanya.

Priyantinah juga menjelaskan bahwa TPA Among Putra memiliki sejarah panjang sebagai lembaga pengasuhan anak yang didirikan atas prakarsa Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Daerah DIY pada 1995. Setelah sempat mengalami pasang surut, sejak 2019 lembaga tersebut kembali dikembangkan secara lebih intensif guna memenuhi kebutuhan keluarga aparatur sipil negara (ASN) terhadap layanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Dalam pelaksanaannya, TPA Among Putra menjalin kerja sama dengan komite yang tergabung dalam Komunitas Ayah Bunda. Sinergi ini menjadi wadah untuk menyelaraskan harapan orang tua, kebutuhan anak, serta program pendidikan dan pengasuhan yang diterapkan di lembaga tersebut.

Menurut Priyantinah, pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada pengenalan huruf dan angka, tetapi juga membangun karakter, menanamkan nilai budaya, serta mengembangkan kreativitas sebagai fondasi kehidupan anak di masa depan.

"Visi kami adalah membentuk anak-anak yang berakhlak, berbudaya, dan kreatif. Kami ingin setelah lulus dari TPA, mereka memiliki bekal yang kuat, baik dari sisi akhlak, pemahaman budaya, maupun kreativitasnya. Ketika melanjutkan ke SD dan jenjang berikutnya, mereka mampu berkembang menjadi anak-anak yang inovatif dan berkarakter," ucapnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai budaya Jawa turut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sehari-hari. Sikap unggah-ungguh, saling menghormati, gotong royong, dan kepedulian terus ditanamkan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas sekaligus berbudi pekerti luhur.

"Nantinya mereka diharapkan menjadi anak-anak yang saleh, berbudaya, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dari anak-anak inilah kita berharap lahir generasi penerus yang akan mengisi Indonesia Emas," ujarnya.

Priyantinah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah DIY yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan TPA Among Putra.

"Alhamdulillah seluruh stakeholder dan OPD bersama-sama nyengkuyung TPA Among Putra. Dukungan ini membuat proses pengasuhan dan pendidikan sesuai kurikulum dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak," katanya.

Melalui penyelenggaraan wisuda dan pentas seni ini, TPA Among Putra kembali menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini. Dari lingkungan belajar yang penuh kasih sayang, diharapkan lahir generasi yang cerdas, berakhlak, berbudaya, kreatif, serta siap menjadi bagian dari terwujudnya Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....