Komunitas Junior News Anchor, Asah Bakat sejak Dini
- 27 Jun 2026 14:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Menjadi seorang pembawa acara berita (news anchor) kini bukan lagi monopoli orang dewasa. Bakat-bakat muda yang tergabung dalam Komunitas Junior News Anchor membuktikan bahwa anak-anak dan remaja juga mampu tampil memukau, kritis, dan percaya diri di depan kamera.
Kisah inspiratif ini dibagikan langsung oleh tiga perwakilan komunitas, yaitu Kirana, Nilov, dan Nafilis, saat hadir sebagai narasumber dalam program Dialog Komunitas di Pro 4 RRI Surabaya, Sabtu 27 Juni 2026.
Dipandu Chandra penyiar Pro 4 RRI Surabaya, dialog interaktif yang mengangkat topik utama "Junior News Anchor" ini mengupas tuntas bagaimana komunitas ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan public speaking, kejurnalistikan, dan rasa percaya diri.
Dalam sesi dialog, Kirana menceritakan awal mula ketertarikannya bergabung dengan komunitas ini. Menurutnya, menjadi seorang news anchor cilik memberikan tantangan tersendiri yang seru.
"Banyak yang mengira kami cuma membaca teks di prompter. Padahal, kami juga belajar bagaimana memahami isi berita, mengatur intonasi, dan menjaga ekspresi wajah agar informasi sampai dengan baik ke penonton," ujar Kirana antusias.
Senada dengan Kirana, Nilov menambahkan bahwa komunitas ini menerapkan metode belajar yang sangat menyenangkan, sehingga anggota yang masih berusia sekolah tidak merasa bosan atau tertekan.
"Kami belajar lewat praktik langsung. Mulai dari cara duduk yang tegap, teknik pernapasan, sampai cara mengatasi gugup kalau tiba-tiba salah ucap. Di sini kami diajari untuk tidak takut salah," kata Nilov.
Sementara itu, Nafilis menyoroti dampak positif yang ia rasakan setelah aktif di Komunitas Junior News Anchor. Bagi Nafilis, manfaat yang didapat jauh melampaui urusan cuap-cuap di depan mikrofon.
"Sejak ikut komunitas ini, saya jadi lebih suka membaca dan mencari tahu apa yang sedang terjadi di sekitar. Kami dilatih untuk berpikir kritis dan menyaring informasi, jadi tidak mudah termakan hoax," jelas Nafilis.
Komunitas Junior News Anchor menangkap peluang besar di era digital ini. Dengan maraknya media sosial dan konten video, keterampilan berbicara di depan publik menjadi aset yang sangat berharga untuk masa depan anak-anak.
Di akhir dialog, ketiga narasumber muda ini mengajak anak-anak dan remaja di Surabaya untuk tidak ragu mencoba hal baru dan mengasah potensi diri, salah satunya melalui dunia penyiaran dan jurnalistik.
Melalui program Dialog Komunitas ini, Pro 4 RRI Surabaya terus berkomitmen untuk memberikan panggung bagi komunitas lokal, khususnya gerakan kepemudaan dan anak-anak yang membawa dampak positif bagi perkembangan karakter generasi bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....