Harta dan Rezeki Adalah Amanah dari Allah SWT

  • 27 Jun 2026 13:34 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID Takengon – Jamaah Masjid Agung Ruhama Takengon mengikuti ceramah subuh pagi ini Sabtu, 27 Juni 2026, bersama Tgk. Syahria Putraga, M.Pd. Dalam tausiah yang disampaikan, Tgk. Syahria mengangkat tema tentang makna rezeki, harta, dan tanggung jawab seorang muslim dalam menggunakan nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Dalam ceramahnya, Tgk. Syahria Putraga menjelaskan bahwa segala bentuk rezeki yang diterima manusia, baik berupa harta, jabatan, ilmu, maupun kesehatan, pada hakikatnya merupakan titipan dan amanah dari Allah SWT.

Menurutnya, manusia sering kali merasa bahwa apa yang dimiliki sepenuhnya adalah milik pribadi dan keluarga. Padahal, dalam pandangan agama, di dalam setiap rezeki yang Allah berikan terdapat hak orang lain yang harus diperhatikan.

“Rezeki yang Allah titipkan kepada kita bukan semata-mata untuk kepentingan diri sendiri dan keluarga saja. Ada bagian saudara kita yang membutuhkan, ada hak orang lain yang melekat di dalamnya,” pesan Tgk. Syahria.

Ia mengingatkan jamaah agar tidak terjebak dalam kecintaan berlebihan terhadap harta. Harta yang dikumpulkan tanpa memperhatikan kewajiban berbagi dapat menjadi ujian bagi manusia. Sebaliknya, harta yang digunakan di jalan kebaikan akan menjadi bekal amal yang terus mengalir.

Tgk. Syahria juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri bersyukur atas setiap nikmat yang diterima. Rasa syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama, membantu yang membutuhkan, serta menggunakan rezeki sesuai dengan tuntunan agama.

“Jangan sampai kita sibuk menjaga harta, tetapi lupa bahwa harta itulah yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” ujarnya.

Melalui ceramah subuh tersebut, jamaah diingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Apa yang dimiliki manusia akan kembali kepada Allah, sementara amal kebaikan menjadi bekal yang akan menemani perjalanan akhirat.

Ceramah subuh di Masjid Agung Ruhama menjadi salah satu kegiatan rutin dalam memperkuat pemahaman agama dan membangun semangat masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....