Kemenag Subulussalam Salurkan Santunan Lebaran Yatim dan Disabilitas

  • 27 Jun 2026 03:37 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Subulussalam menyalurkan bantuan sosial kepada belasan anak yatim dan penyandang disabilitas dalam acara peringatan Lebaran Yatim 1448 Hijriah. Kegiatan yang mengusung tema Pesan Inklusif untuk Anak Negeri, sebagai bagian dari gerakan nasional Peaceful Muharram yang diinstruksikan secara mandatory oleh Kementerian Agama Pusat berkolaborasi dengan BAZNAS RI.

Program ini dirancang untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mengimplementasikan poin ketiga Astaprotas Kementerian Agama mengenai penyediaan ruang publik yang inklusif. Melalui momentum ini, Kemenag berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung pada masyarakat akar rumput serta menghapus sekat-sekat diskriminasi terhadap kelompok rentan.

Secara nasional, perayaan yang disiarkan langsung melalui platform Zoom Meeting dan Kanal YouTube Kementerian Agama ini memuat agenda besar dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Menag menegaskan bahwa pemerintah tengah menggodok regulasi agar setiap tanggal 10 Muharram resmi dicanangkan sebagai hari khusus untuk memperhatikan kesejahteraan anak yatim dan kelompok difabel di Indonesia.

“Kita akan membuat semacam tradisi baru di Indonesia setiap tanggal 10 Muharam itu kita peringati dengan acara membebaskan anak-anak yatim dan kelompok difabel. Kita akan kolaborasi dengan lembaga seperti BAZNAS, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan stakeholders lainnya untuk membantu mereka,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam arahannya.

Di tingkat daerah, penyerahan santunan dilakukan secara kolektif dengan menghadirkan perwakilan 10 anak yatim dan 3 anak penyandang disabilitas yang diserahkan langsung oleh jajaran pejabat Kankemenag Kota Subulussalam. Langkah ini diharapkan dapat memicu gerakan kepedulian yang lebih luas dari berbagai elemen masyarakat di Kota Subulussalam selama bulan suci Muharram.

Usai menyerahkan santunan, Plh Kepala Kankemenag Kota Subulussalam, Husaini, mengingatkan seluruh jajarannya bahwa perhatian terhadap kelompok rentan tidak boleh terjebak dalam momentum seremonial belaka. Ia menekankan perlunya konsistensi pendampingan dari seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag sepanjang tahun.

“Menyantuni anak yatim piatu merupakan perintah Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW, maka hendaknya kita secara pribadi memberikan perhatian serius kepada anak yatim dan kaum dhuafa, tidak hanya di bulan Muharram semata akan tetapi secara penuh selama 12 bulan,” tegas Husaini dalam sambutannya, Kamis 25 Juni 2026.

Lebih lanjut, Husaini juga menginstruksikan para Penyuluh Agama Islam yang hadir agar bertindak sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan penuh berkah ini kemudian ditutup dengan sesi kuis interaktif yang disambut antusias oleh anak-anak, serta dihadiri oleh Plh Kasubbag TU Endang Suhendra, para Kepala KUA, staf Seksi Pendis, dan penyuluh kecamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....