Kemenag Subulussalam Bedah Solusi Cegah Stunting Melalui Edukasi Reproduksi
- 13 Mei 2026 21:46 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam melalui Seksi Bimas Islam mengambil langkah preventif untuk memproteksi masa depan generasi muda di wilayahnya. Melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), para siswa kelas XI SMA Negeri Unggul Kota Subulussalam (SMANUSA) dibekali pemahaman mendalam untuk menjadi pribadi yang cerdas, berkualitas, dan tangguh dalam menghadapi dinamika pergaulan modern, Rabu 13 Mei 2026.
Kasi Bimas Islam Kemenag Subulussalam, Husaini, menegaskan bahwa edukasi ini merupakan langkah hulu yang sangat krusial, terutama dalam kaitan jangka panjang terhadap isu kesehatan nasional. Menurutnya, kesadaran remaja terhadap kesehatan mental dan reproduksi adalah kunci utama sebelum mereka melangkah ke usia dewasa.
"BRUS ini adalah hulu pencegahan anak stunting, yaitu pemberian bekal atau edukasi sejak dini mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan mental menuju usia dewasa," ujar Husaini saat membuka kegiatan.
Fenomena pernikahan dini menjadi salah satu sorotan tajam dalam bimbingan ini karena dinilai sebagai faktor penghambat kesuksesan di masa depan. Para siswa diingatkan untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial serta tidak terjebak pada tren pergaulan yang destruktif. Penyuluh Agama Islam, Umi Kalsum, menekankan pentingnya memiliki ambisi dan cita-cita besar dibandingkan terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah di usia sekolah.
Selain aspek sosial dan agama, peserta juga mendapatkan edukasi medis terkait pentingnya menjaga kebersihan diri serta pola hidup seimbang. Bagi para siswi, konsumsi tablet tambah darah disarankan guna menjaga kondisi fisik tetap prima selama proses belajar. Hal ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan remaja dalam menjaga kesehatan organ reproduksi mereka sejak dini.
Dari sisi perencanaan keluarga, para peserta diajak untuk memahami batasan pergaulan sehat sebagai investasi masa depan yang gemilang. Generasi berkualitas didefinisikan sebagai mereka yang mampu berpikir positif, kreatif, dan produktif dalam setiap tindakan. "Kesuksesan masa depan dimulai dari pilihan yang tepat hari ini," tegas M. Prana Astaman dari DP3AKB di hadapan para Gen Z tersebut.
Meskipun saat ini sedang disibukkan dengan berbagai persiapan perlombaan, para siswa SMANUSA tetap menunjukkan antusiasme tinggi hingga akhir sesi. Sebagai sekolah yang menempati peringkat ke-14 SMA paling berprestasi di Indonesia, pembekalan karakter ini menjadi pelengkap bagi para siswa yang selama ini dikenal kerap menembus berbagai universitas favorit di tanah air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....