LAZ WIZ Bone dan IAIN Bone Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Lintas Kabupaten
- 26 Jun 2026 16:55 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – LAZ WIZ Bone bersama akademisi IAIN Bone memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian lintas kabupaten di Bone dan Soppeng, pada Jumat, 26 Juni 2026. Program tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan sosial, dukungan pendidikan, serta penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.
Kegiatan dipimpin Koordinator Program LAZ WIZ Bone, Riki Rinaldi, S.H., M.H., bersama akademisi IAIN Bone, Dr. Maskawati, S.H., M.H., dengan titik awal di Dusun Paijo, Desa Timusu, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone. Di lokasi tersebut, tim menyalurkan 15 paket sembako, 70 mushaf Al-Qur'an, 10 buku Iqro, dan empat tas sekolah kepada masyarakat prasejahtera.
Selain memberikan bantuan, tim juga mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pendidikan keagamaan sebagai fondasi membangun kesejahteraan bersama. Kehadiran program ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Usai dari Bone, rombongan melanjutkan kegiatan ke Kabupaten Soppeng untuk memenuhi undangan SDIT Al-Multazam. Bersama LAZ WIZ Soppeng, mereka kembali menyalurkan bantuan berupa 20 mushaf Al-Qur'an untuk masjid dan lima paket sembako bagi warga kurang mampu.
Kepala SDIT Al-Multazam Soppeng mengapresiasi kolaborasi tersebut. "Kami sangat bersyukur atas kunjungan ini. Kehadiran LAZ WIZ dan akademisi memberikan motivasi besar bagi guru dan siswa untuk terus semangat belajar serta memperkuat nilai keislaman," ujarnya.
Momentum itu juga dimanfaatkan sebagai forum silaturahmi dan diskusi strategis antara LAZ WIZ Bone, LAZ WIZ Soppeng, dan akademisi IAIN Bone. Pertemuan membahas penguatan pengelolaan ZIS, sekaligus penyerahan data aspirasi dan kebutuhan masyarakat di Soppeng agar penyaluran bantuan semakin efektif dan responsif.
Dr. Maskawati menegaskan sinergi akademisi dan lembaga zakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan program yang berkelanjutan. "Pengabdian masyarakat ini adalah bentuk integrasi antara ilmu pengetahuan dan aksi sosial. Sinergi akademisi dan lembaga zakat sangat penting untuk memastikan program berjalan berbasis data, tepat sasaran, dan berkelanjutan," ungkapnya.
Koordinator Program LAZ WIZ Bone, Riki Rinaldi, berharap kolaborasi lintas daerah terus diperkuat demi memperbesar dampak bagi masyarakat. "Kami meyakini bahwa kolaborasi adalah kunci memperbesar dampak. Ketika lembaga zakat, akademisi, dan masyarakat bergerak bersama, maka kebermanfaatan yang lahir akan jauh lebih besar dan berkelanjutan," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....