BPBD Kalbar Perkuat Antisipasi Karhutla Hadapi Musim Kemarau

  • 25 Jun 2026 15:19 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat (Kalbar) memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul prakiraan musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus–September 2026.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan pihaknya telah menerima informasi prakiraan cuaca dari BMKG sejak awal tahun. Berdasarkan prakiraan tersebut, curah hujan di Kalbar mulai berkurang pada periode April hingga Juni dan memasuki puncak kemarau pada Agustus hingga September.

Menurut Daniel, kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi kering, terutama kebakaran hutan dan lahan.

“Karena itu, BPBD Kalbar telah melakukan koordinasi lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla,” ucap Daniel, Kamis, 25 Juni 2026.

Hasil koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan penetapan status siaga bencana asap akibat karhutla oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang berlaku hingga 30 November 2026. “Status tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, TNI, dan Polri dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla,” imbuhnya.

Daniel menjelaskan, hingga 25 Juni 2026, sebanyak tujuh dari 14 kabupaten dan kota di Kalbar telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi kering. Daerah tersebut meliputi Kubu Raya, Ketapang, Sambas, Mempawah, Sanggau, Kayong Utara, dan Melawi.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan terkini, terdapat 31 titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya.

“BPBD Kalbar pun mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan upaya pencegahan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak guna meminimalkan risiko karhutla selama musim kemarau berlangsung,” katanya mengakhiri.

Baca juga: Bengkayang Siaga Karhutla, Desa Tangguh Bencana Jadi Garda Terdepan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....