Doa Lintas Agama, Polda Jateng Teguhkan Sinergi dan Toleransi di Hari Bhayangkara

  • 25 Jun 2026 15:21 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Polda Jawa Tengah meneguhkan komitmen menjaga sinergi dan toleransi antarumat beragama melalui doa bersama lintas agama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis, 25 Juni 2026 itu juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Tengah tetap kondusif.

Doa bersama dihadiri Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, tokoh lintas agama, pengurus FKUB Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta perwakilan BEM dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang. Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual oleh seluruh Polres jajaran Polda Jateng.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Jateng membacakan sambutan Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Ia menegaskan, Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, melainkan momentum bersama seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban.

"Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga milik seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui momentum ini, kami ingin merefleksikan kembali komitmen untuk senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh ketulusan hati," ucapnya.

Dalam sambutan itu, ia menegaskan, rasa aman merupakan hak setiap warga negara. Oleh karena itu, tantangan seperti intoleransi, potensi konflik sosial, dan gangguan kamtibmas lainnya perlu dihadapi bersama dengan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh tokoh dari enam agama. Ketua FKUB Provinsi Jawa Tengah, Prof. Dr. Imam Yahya memimpin doa secara Islam, disusul doa agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai simbol kuatnya kerukunan yang terjaga di Jawa Tengah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Dr. KH Fachturozi. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh personel Polri memaknai pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ketika tugas dijalankan dengan niat ibadah dan rasa syukur, maka akan lahir kebahagiaan dalam diri setiap personel. Dengan hati yang bahagia, seseorang akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menilai doa bersama lintas agama menjadi cerminan kuatnya persatuan dan toleransi di Jawa Tengah. Ia menegaskan kehadiran tokoh agama, Forkopimda, mahasiswa, dan berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....