OKI Tampilkan Warisan Kuliner dan Wastra pada Festival Budaya Sumsel

  • 25 Jun 2026 21:31 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kabupaten OKI menampilkan kuliner khas, wastra, dan kerajinan unggulan pada Festival Seni Adat dan Tradisi Sumatera Selatan 2026 di Palembang.
  • Produk budaya seperti gulo puan, songket Bidak Cukit, batik Perahu Kajang, dan anyaman purun Pedamaran diperkenalkan sebagai warisan budaya yang terus dilestarikan.
  • Pemerintah daerah dan Dekranasda menegaskan pentingnya festival budaya sebagai sarana promosi, pelestarian identitas daerah, serta edukasi bagi generasi muda.

RRI.CO.ID, Palembang - Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menampilkan kekayaan kuliner dan wastra daerah pada Festival Seni Adat dan Tradisi Sumatera Selatan 2026 yang berlangsung di kawasan Rumah Adat Dekranasda Sumsel, Jakabaring, Palembang, pada 24 hingga 25 Juni 2026.

Melalui berbagai produk budaya unggulan, OKI memperkenalkan warisan yang tumbuh dari tradisi masyarakat sungai dan rawa serta diwariskan secara turun-temurun kepada generasi berikutnya.

Di Anjungan Kabupaten OKI, pengunjung disuguhi beragam kuliner khas yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Salah satunya adalah gulo puan, panganan berbahan dasar susu kerbau rawa yang telah lama dikenal sebagai ikon kuliner OKI.

Selain gulo puan, anjungan tersebut juga menghadirkan serikayo ketan, kerupuk kemplang Kayuagung, kemplang panggang serta pempek hitam yang mencerminkan kekayaan cita rasa daerah.

Tak hanya kuliner, OKI turut menampilkan beragam wastra dan kerajinan unggulan. Songket Bidak Cukit, batik motif Perahu Kajang serta anyaman purun Pedamaran menjadi representasi kreativitas masyarakat yang berpijak pada kearifan lokal.

Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Herman Deru yang mengunjungi Anjungan Kabupaten OKI berkesempatan mencicipi sejumlah kuliner khas dan melihat langsung produk wastra serta kerajinan yang dipamerkan. Ia juga membeli beberapa produk anyaman purun Pedamaran sebagai bentuk dukungan kepada para perajin lokal. Menurut Feby, anjungan kabupaten dan kota memiliki peran penting sebagai sarana promosi budaya yang memperlihatkan keragaman tradisi di Sumatera Selatan.

“Anjungan merupakan etalase budaya Sumatera Selatan yang memperlihatkan keragaman tradisi dari 17 kabupaten dan kota. Kehadirannya menjadi ruang representasi yang memudahkan masyarakat maupun tamu dari luar daerah mengenal wajah kebudayaan Sumatera Selatan tanpa harus mengunjungi seluruh wilayah secara langsung,” ujarnya, Rabu 24 Juni 2026.

Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus merawat dan menghidupkan rumah adat beserta berbagai kekayaan budaya yang dimiliki. Menurutnya, rumah adat dan anjungan bukan sekadar bangunan, melainkan ruang untuk memperkenalkan budaya, kerajinan, kuliner dan identitas daerah kepada masyarakat luas.

Festival yang diikuti 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan tersebut turut mendapat perhatian Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Ia menegaskan bahwa budaya harus menjadi fondasi yang menjaga jati diri masyarakat di tengah berbagai perubahan zaman.

“Budaya harus menjadi penuntun generasi muda agar tidak kehilangan akar dan identitasnya,” kata Herman Deru. Karena itu, ia berharap Festival Seni Adat dan Tradisi Sumsel dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tetap yang didukung seluruh pemerintah daerah.

Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, Muchendi Mahzareki mengatakan keikutsertaan OKI dalam festival tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya daerah sekaligus memperkuat pelestarian warisan leluhur. Menurutnya, kuliner tradisional, wastra dan kerajinan yang ditampilkan bukan sekadar produk budaya tetapi juga cerminan sejarah serta kehidupan masyarakat OKI.

“Gulo puan, songket, batik, maupun anyaman purun adalah warisan budaya yang menyimpan cerita tentang masyarakat OKI. Tugas kita hari ini adalah menjaga, mengembangkan dan mengenalkannya kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” tutur Muchendi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....