Data Akurat Jadi Kunci, OKU Timur Canangkan Sensus Ekonomi 2026

  • 25 Jun 2026 08:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, OKU Timur - Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU Timur mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Selasa, 23 Juni 2026.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan sebagai langkah awal untuk menghimpun data perekonomian yang akurat dan menyeluruh. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di tengah perubahan struktur usaha, pertumbuhan ekonomi digital, serta munculnya berbagai jenis profesi baru.

Bupati OKU Timur, Lanosin menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sensus memiliki peran penting karena mampu menghasilkan data yang lengkap dan menyeluruh dibandingkan survei yang hanya menggunakan sebagian sampel.

“Data yang akurat inilah yang akan membantu pemerintah menentukan sektor mana yang perlu diperkuat dan potensi apa yang harus dikembangkan,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari capaian statistik, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh petugas sensus menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan pendekatan yang humanis agar masyarakat merasa nyaman dan terbuka saat memberikan informasi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus, Bupati OKU Timur telah menjadi responden pertama dalam pendataan door to door yang dilakukan BPS Kabupaten OKU Timur pada 15 Juni 2026. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyediaan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten OKU Timur Zaenal Abidin menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Ia menyebut sensus kali ini semakin penting karena perubahan ekonomi terjadi sangat cepat, baik dari sisi struktur usaha maupun pola konsumsi masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 hadir untuk memotret kondisi perekonomian secara utuh sehingga kebijakan pembangunan dapat dirancang berdasarkan kondisi riil di lapangan,” jelas Zaenal.

Menurut Zaenal, pendataan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh kegiatan usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha besar. Selain melalui pengisian mandiri secara daring, BPS juga melakukan pendataan langsung dengan metode door to door untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi tercatat secara lengkap dan akurat.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten OKU Timur telah menyiapkan 659 petugas pencacah lapangan, 91 petugas pemeriksa lapangan, serta dua petugas khusus usaha besar yang telah mendapatkan pelatihan teknis dan operasional. Pendataan lapangan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pendataan tersebut mencakup berbagai sektor usaha, antara lain perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, kuliner, jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, serta berbagai sektor jasa lainnya. Data yang dihimpun diharapkan dapat menjadi dasar dalam memperkuat sektor-sektor potensial dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kabupaten OKU Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....