Ketum PB Mathla'ul Anwar Motivasi Pelajar Berani Bermimpi Besar

  • 23 Jun 2026 00:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini menghadiri acara kenaikan kelas dan wisuda Perguruan Mathla'ul Anwar Teluk Ambulu, Kabupaten Karawang, Selasa, 23 Juni 2026
  • Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para pelajar untuk berani memiliki cita-cita besar dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk meraih masa depan
  • Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.600 peserta itu juga dihadiri Ketua Majelis Amanah KH Embay Mulya Syarif, Ketua Majelis Fatwa Prof KH Syibli Sarjaya

RRI.CO.ID, Karawang - Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PB MA) KH Jazuli Juwaini menghadiri acara kenaikan kelas dan wisuda Perguruan Mathla'ul Anwar Teluk Ambulu, Kabupaten Karawang, Selasa, 23 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para pelajar untuk berani memiliki cita-cita besar dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk meraih masa depan.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.600 peserta itu juga dihadiri Ketua Majelis Amanah KH Embay Mulya Syarif, Ketua Majelis Fatwa Prof KH Syibli Sarjaya. Lalu Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan KH Zaenal Abidin Suja'i, serta Bendahara Umum PB MA Ulfi Khadafi.

Perguruan Mathla'ul Anwar Teluk Ambulu yang berdiri di atas lahan seluas 12 ribu meter persegi tersebut menyelenggarakan pendidikan mulai dari tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Bagi Jazuli, lembaga pendidikan tersebut memiliki makna khusus karena menjadi tempat dirinya menempuh pendidikan pada jenjang MTs dan MA.

Dalam sambutannya, Jazuli mengenang masa-masa saat menempuh pendidikan di sekolah tersebut yang masih memiliki berbagai keterbatasan sarana dan prasarana. "Saya pernah duduk di ruang-ruang kelas sederhana dan belajar dengan segala keterbatasan, namun keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh kemewahan fasilitas pendidikan. Melainkan oleh kesungguhan belajar, kekuatan karakter, kedisiplinan, serta keberkahan ilmu dan doa orang tua.

"Kalian boleh berasal dari kampung, tetapi cita-cita kalian tidak boleh sederhana. Bermimpilah setinggi langit, karena Allah tidak pernah membatasi rahmat dan kesempatan bagi hamba-Nya yang mau berusaha," katanya.

Jazuli menekankan pendidikan Mathla'ul Anwar harus melahirkan generasi yang memiliki kekuatan keislaman, kebangsaan, dan kompetensi yang unggul. Menurutnya, keislaman dan keindonesiaan merupakan dua nilai yang saling menguatkan dalam membangun peradaban yang maju dan berkeadaban.

Ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah perkembangan digital dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah berbagai aspek kehidupan. "Jangan pernah berhenti belajar. Kuasai ilmu pengetahuan, teknologi, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi tanpa kehilangan akhlak dan jati diri," ucapnya.

Menurut Anggota DPR RI tersebut, Mathla'ul Anwar akan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memadukan nilai keislaman, kebangsaan, dan kompetensi masa depan. "Kita ingin melahirkan generasi yang bukan hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan," katanya.

Di akhir sambutannya, Jazuli mengajak para wisudawan untuk menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian kepada Allah SWT dan sarana memberikan manfaat bagi sesama. Acara ditutup dengan doa bersama, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dan guru, serta bantuan dari Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar untuk renovasi sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....