PLN UID Lampung Matangkan Persiapan BPBL 2026 untuk 30.669 Rumah Tangga

  • 23 Jun 2026 21:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2026 guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN UID Lampung menggelar sosialisasi kepada mitra kerja yang akan terlibat dalam pelaksanaan program. Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan pemahaman terkait mekanisme survei, validasi data calon penerima manfaat, hingga proses penyambungan listrik di lapangan.

Program BPBL merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu rumah tangga kurang mampu memperoleh sambungan listrik baru secara gratis. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan instalasi rumah, sambungan listrik, serta Sertifikat Laik Operasi (SLO) tanpa dipungut biaya sehingga dapat menikmati listrik secara aman dan mandiri.

Berdasarkan data usulan BPBL Tahun 2026, sebanyak 30.669 rumah tangga yang tersebar di 15 kabupaten di Provinsi Lampung diusulkan menjadi penerima manfaat program tersebut. Kehadiran BPBL diharapkan mampu memperluas akses energi listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, PLN UID Lampung telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah daerah, pemetaan lokasi calon penerima manfaat, hingga penyiapan personel dan peralatan kerja.

Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui pelaksanaan apel pasukan dan pemeriksaan peralatan guna memastikan seluruh tim survei maupun pelaksana lapangan siap menjalankan tugas dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan keberhasilan Program BPBL sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaannya.

“BPBL merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan akses listrik bagi masyarakat. PLN siap mendukung penuh pelaksanaannya melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, validasi data calon penerima manfaat, serta kesiapan personel dan peralatan agar proses penyambungan dapat berjalan lancar sesuai target yang ditetapkan,” ujar Rizky, Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Rizky, listrik memiliki peran penting dalam mendorong berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, PLN berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan program pada setiap tahapan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat penerima.

Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat antara Kementerian ESDM, pemerintah daerah, PLN, dan mitra kerja menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Dengan dukungan seluruh pihak, BPBL 2026 diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses energi sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Melalui program tersebut, pemerintah tidak hanya memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....