Pelepasan PAUD KB Mutipang Lestari Desa Benjuring Berlangsung Khidmat

  • 24 Jun 2026 10:51 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KB Mutipang Lestari Desa Benjuring, Kecamatan Aru Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Aru, menggelar acara pelepasan peserta didik Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung khidmat di Aula Gereja Darurat Santo Yosep, Dobo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (23/6/2026) pukul 10.00 WIT.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Emas Lewat PAUD Bermutu” ini dihadiri oleh Pengelola PAUD KB Mutipang Lestari Maria Yosefina Karubun, RP Rio Sarkol, Plt. Kepala Desa Kabalsiang Korneles Korisen, perwakilan Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, orang tua murid, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah desa, pihak gereja, serta unsur pendidikan lainnya.

Dalam sambutannya, Pengelola PAUD KB Mutipang Lestari, Maria Yosefina Karubun, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari 13 peserta didik yang dijadwalkan mengikuti pelepasan, sebanyak 11 anak dapat hadir, sementara dua lainnya berhalangan karena sedang berada di Papua dan memiliki urusan keluarga.

Karubun juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti kegiatan tersebut meskipun harus menempuh perjalanan laut yang cukup menantang dari Desa Benjuring menuju Kota Dobo.

“Tema yang kami pilih menegaskan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru, dan masyarakat dalam membentuk generasi emas. Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Karubun, PAUD KB Mutipang Lestari telah berdiri sejak tahun 2009 dan terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak di Desa Benjuring dan sekitarnya. Nama “Mutipang Lestari” diambil dari salah satu potensi unggulan daerah yang menjadi identitas masyarakat setempat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan tersebut. Dalam kesempatan itu, Karubun menegaskan bahwa selama proses pembelajaran, peserta didik tidak dipungut biaya dan seluruh tenaga pendidik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, ia berharap pemerintah desa dapat terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, termasuk melalui pemanfaatan alokasi dana desa untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

“Kami berharap anak-anak yang hari ini dilepas dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dan kelak menjadi generasi yang sukses serta membanggakan keluarga, masyarakat, dan daerah,” kata Yosefina.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan haru. Selain prosesi pelepasan peserta didik, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan anak-anak sebagai bentuk apresiasi atas proses pembelajaran yang telah mereka jalani selama satu tahun terakhir.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Antonius Djonler dalam Bahasa Inggris pada pukul 11.29 WIT, kemudian dilanjutkan dengan santap makan bersama seluruh peserta dan tamu undangan.

(Reporter: Bosco Korisen)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....