Banjir Surabaya, DPRD Soroti Minimnya Normalisasi Saluran

  • 23 Jun 2026 13:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Surabaya setelah hujan deras mendapat sorotan dari DPRD Surabaya. Salah satu penyebab utama genangan yang terjadi, terutama di kawasan Surabaya Timur, adalah minimnya normalisasi saluran drainase dan sungai selama bertahun-tahun.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mengungkapkan bahwa banyak saluran air di Kota Pahlawan yang sudah lebih dari satu dekade tidak mendapatkan normalisasi. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas saluran terus menurun akibat sedimentasi dan penumpukan sampah.

“Kalau yang cukup parah memang di kawasan Surabaya Timur. Salah satu yang terlihat cukup terdampak adalah wilayah Nginden,” kata Eri.

Menurutnya, fenomena pasang air laut yang bertepatan dengan hujan deras memang turut memengaruhi kondisi banjir. Namun, faktor tersebut bukan penyebab utama karena dampaknya seharusnya bisa ditekan apabila sistem pengendalian banjir berfungsi optimal.

Eri mengaku menemukan langsung kondisi saluran yang mengalami penyusutan kapasitas secara signifikan. Di wilayah Sukolilo beberapa bulan lalu, ia mendapati saluran yang seharusnya mampu menampung debit air besar justru tersumbat sedimen dan sampah.

“Saya pernah ikut kerja bakti di Sukolilo sekitar tiga sampai empat bulan lalu. Saat saluran dibuka, kapasitas tampungnya tinggal seperempat karena penuh sedimen dan sampah,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta Pemkot Surabaya tidak hanya mengandalkan pembangunan saluran atau drainase baru, melainkan juga memastikan program normalisasi dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

“Sebesar apa pun pembangunan drainase tidak akan cukup kalau normalisasi tidak dilakukan dan kita tidak menyiapkan langkah menghadapi perubahan iklim,” katanya.

Selain itu, DPRD juga mendorong pemanfaatan dana kelurahan untuk mendukung normalisasi saluran lingkungan, termasuk pengadaan alat sedot lumpur dan biaya operasionalnya. Menurutnya tanpa perawatan rutin dan perbaikan jaringan saluran, persoalan banjir akan terus berulang setiap musim hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....