DPR RI Kawal Program Pembaruan Tiga Kapal Penumpang PT PELNI
- 19 Jun 2026 14:42 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Komisi XI DPR RI mengawal penggunaan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp. 4 triliun untuk PT. PELNI. Anggaran tersebut untuk mendukung program pembaruan tiga armada kapal penumpang.
Guna memastikan PMN tersebut berjalan sesuai tujuan, sejumlah anggota Komisi XI DPR RI, meninjau kondisi KM Kelimutu, yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satu kapal buatan Jerman berusia 41 tahun ini, yang perlu regenerasi.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri, Jumat 19 Juni 2026 menjelaskan, kunjungan ini bagian dari pengawasan penggunaan dana PMN yang telah dikucurkan pemerintah. Dalam pembaruan armada kapal penumpang nasional milik PT PELNI.
"Karena itu kami ingin memastikan bahwa PMN yang diberikan benar-benar digunakan untuk memperkuat armada dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Saat berada di atas kapal, rombongan meninjau berbagai fasilitas dan kondisi armada. Ia memastikan, DPR akan terus mengawal program ini, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah kepulauan Indonesia.
"Kami tidak hanya melihat kondisi kapal yang ada, tetapi juga memastikan proses regenerasi armada berjalan sesuai rencana," ujarnya.
Direktur Armada dan Teknik PT PELNI, Kokok Susanto, menjelaskan bahwa pembangunan tiga kapal baru saat ini masih berada pada tahap penyusunan desain. Yang diperkirakan membutuhkan waktu 17 bulan.
"Saat ini prosesnya masih desain. Konsultan sudah ditunjuk dan penyusunan desain diperkirakan memerlukan waktu sekitar 17 bulan sebelum masuk tahap pembangunan kapal," jelas Kokok.
Menurutnya, dukungan PMN yang dicairkan secara bertahap pada 2024 dan 2025 menjadi modal penting untuk mempercepat program regenerasi armada. Diharapkan, tahun 2029 ketiganya dapat beroperasi.
"Target kami, tiga kapal baru tersebut dapat mulai beroperasi pada tahun 2029," katanya.
PT PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayani berbagai rute di seluruh Indonesia. Kehadiran kapal baru diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus memperkuat konektivitas antarpulau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....