PT Pupuk Indonesia Berhasil Terapkan Metode Pemupukan Berimbang di Kulon Progo
- 18 Jun 2026 12:24 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO — PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen mendorong petani untuk menerapkan metode pemupukan berimbang. Metode ini terbukti efektif meningkatkan hasil pertanian, salah satunya melalui capaian produktivitas lahan padi di Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, yang berhasil menembus angka 8 ton per hektar.
Regional CEO Regional 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F., menjelaskan, keberhasilan panen di lahan percontohan (demplot) Nanggulan ini merupakan efektivitas produk-produk Pupuk Indonesia dalam mendongkrak produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan kualitas lahan.
“Kami ingin memberikan edukasi sekaligus bukti mengenai pentingnya pemupukan berimbang. Pada kegiatan ini, dilakukan demplot pemupukan berimbang dengan dosis rekomendasi yaitu 500 kg Petroganik, 300 kg/ha Phonska, serta 200 kg/ha Urea,” ujarnya, Rabu 16 Juni 2026.
Berdasarkan hasil ubinan resmi, lahan percontohan ini mampu menghasilkan produktivitas sebesar 8,288 ton per hektar. Hasil ini menunjukkan capaian yang optimal sekaligus adanya efisiensi yang tinggi dalam penggunaan pupuk.
Ihwan menjelaskanz pertumbuhan tanaman yang maksimal menegaskan pentingnya akurasi dosis pemupukan. Kombinasi pupuk berkualitas dan ketepatan formula, meyakinkan petani untuk beralih ke metode yang lebih terukur.
Berkaca pada keberhasilan di Kulon Progo, PT Pupuk Indonesia berkomitmen memperluas program pendampingan dan uji coba serupa di berbagai daerah lain guna memperluas pemahaman petani mengenai praktik pemupukan yang adaptif terhadap kebutuhan tanaman dan kondisi spesifik lahan.
"Petani diharapkan mendapatkan gambaran komprehensif bahwa adopsi teknologi budidaya dan pemupukan berimbang adalah kunci utama untuk mencapai hasil panen yang tinggi, efisien, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....