Menjaga Lisan, Cermin Keimanan Seorang Muslim

  • 17 Jun 2026 17:36 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kemampuan menjaga lisan menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan kualitas keimanan seorang Muslim. Pesan itu disampaikan Ustaz Rizaldy Siregar dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Tanjungpinang, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurutnya, setiap ucapan yang keluar dari mulut seseorang tidak hanya berdampak pada hubungan dengan sesama manusia, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, umat Islam diminta lebih berhati-hati dalam berbicara dan tidak mudah mengucapkan sesuatu yang dapat merugikan orang lain.

"Siapa yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang baik atau diam," ujar Ustaz Rizaldy.

Ustaz Rizaldy menjelaskan bahwa Islam mengajarkan adab yang sangat rinci dalam berbicara. Tidak cukup hanya memiliki ilmu yang tinggi, seseorang juga harus mampu menjaga etika dan sikap dalam setiap perkataan yang disampaikan.

Ia menilai ucapan yang baik adalah perkataan yang membawa manfaat, baik berupa nasihat, motivasi maupun ajakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebaliknya, ucapan yang tidak memberikan manfaat justru berpotensi menimbulkan dosa dan kerusakan dalam hubungan sosial.

"Jangan sampai kalimat-kalimat yang keluar dari mulut adalah kalimat yang tidak bermanfaat,” ucapnya.

Ustaz Rizaldy mengingatkan umat Islam agar menghindari kebiasaan ghibah, mengadu domba, maupun mengejek orang lain. Menurutnya, menjaga lisan bukan sekadar menjaga perasaan sesama, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kualitas iman dan akhlak seorang Muslim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....