Bulog Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying di tengah Ketidakpastian Global

  • 16 Jun 2026 03:31 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Perum Bulog Cabang Bogor mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pangan secara berlebihan atau panic buying meskipun kondisi global masih diwarnai ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

Kepala Perum Bulog Cabang Bogor, Dadan Irawan, mengatakan pemerintah bersama Bulog terus menjaga ketersediaan bahan pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng, agar tetap tersedia bagi masyarakat.

"Baik kepada masyarakat mungkin terutama ibu-ibu ya yang mengelola keuangan untuk belanja, jangan khawatir untuk stok kebutuhan makanan pokok terutama beras kemudian juga minyak itu tersedia secara stabil di toko-toko di pasar, terus kemudian juga di retail modern," ujarnya dalam Dialog Astacita Bogor Pagi edisi Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, pembelian dalam jumlah berlebihan justru dapat mengganggu distribusi dan menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat.

"Artinya jangan juga terjadi panic buying, jangan juga memborong dengan stok yang ada kemudian di stok di tempat atau di rumah masing-masing," katanya.

Dadan juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola pengeluaran rumah tangga. Ia menilai literasi keuangan menjadi penting agar kebutuhan pokok tetap menjadi prioritas di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

"Tetap lakukan pengaturan pengeluaran. Harus ada literasi keuangan. Jangan sampai tadi kebutuhan ataupun keinginan, keinginan menjadi kebutuhan itu semua harus dipisahkan," ucapnya.

Ia memastikan Bulog akan terus menjaga pasokan pangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

"Betul, insya Allah kalau untuk ketersediaan pangan, pemerintah terutama kami Bulog tetap menjaga ketersediaannya," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....