Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Bulog Bogor Terus Berkomitmen Perkuat Pasokan
- 23 Apr 2026 22:27 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Perum BULOG Kantor Cabang Bogor mencatat realisasi pengadaan gabah hingga April 2026, mencapai 17,1 juta kilogram atau mencapai 182,93 persen dari target berjalan, serta 89,26 persen dari target pengadaan tahun 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung penguatan cadangan beras pemerintah secara nasional. Sementara pada 2026, Perum BULOG mencatat ketersediaan stok beras nasional mencapai sekitar 5 juta ton.
Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Bogor, Dadan Irawan, mengatakan capaian itu menunjukkan kinerja penyerapan gabah yang optimal sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.
“Realisasi pengadaan gabah Kantor Cabang Bogor hingga saat ini telah mencapai 17,1 juta kilogram. Angka ini menunjukkan bahwa penyerapan hasil panen di wilayah kami berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan stok beras pemerintah,” kata Dadan, Kamis 23 April 2026.
Selain pengadaan gabah, Perum BULOG Kantor Cabang Bogor juga mencatat realisasi pengadaan setara beras sebesar 8,7 juta kilogram atau 66,12 persen dari target tahunan sebesar 13,1 juta kilogram. Menurut Dadan, capaian tersebut mencerminkan peran aktif cabang dalam mendukung penguatan stok nasional di tengah upaya menjaga stabilitas pasokan pangan.
“Secara nasional, stok beras Perum BULOG telah mencapai sekitar 5 juta ton pada tahun 2026. Kondisi ini mencerminkan kuatnya cadangan beras pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Di sisi lain, stok beras yang tersimpan di gudang Perum BULOG Kantor Cabang Bogor saat ini tercatat sebesar 9,6 juta kilogram. Ketersediaan stok itu dinilai penting untuk memastikan kesiapan BULOG dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Stok beras yang saat ini tersimpan di gudang Kantor Cabang Bogor sebesar 9,6 juta kilogram menjadi bagian penting dari kesiapan kami dalam menjaga stabilitas pasokan dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Dadan.
Dadan menambahkan, sinergi antara penguatan stok nasional dan kinerja pengadaan di tingkat cabang menunjukkan peran strategis BULOG dalam menjaga ketahanan pangan.
“Penguatan stok nasional dan kinerja pengadaan di tingkat cabang menunjukkan bahwa BULOG memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan beras yang cukup dan merata di seluruh wilayah,” tutup Dadan Irawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....