PU Perkuat Jalur Pantura, Perbaikan Ruas Juwana–Pati Hampir Rampung

  • 13 Jun 2026 11:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Preservasi jalan diharapkan meningkatkan kemantapan jalan nasional dan memperkuat konektivitas wilayah Pantura
  • Kementerian PU mempercepat preservasi Jalan Pantura ruas Kudus–Pati–Rembang untuk mendukung distribusi logistik nasional
  • Penanganan difokuskan pada Jalan Lingkar Juwana–Pati dengan progres pekerjaan telah mencapai 85 persen

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat preservasi Jalan Pantura ruas Kudus–Pati–Rembang untuk menjaga kelancaran distribusi logistik nasional. Penanganan difokuskan pada Jalan Lingkar Juwana–Pati yang menjadi salah satu jalur strategis di koridor Pantai Utara Jawa (Pantura).

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga kualitas jalan nasional di seluruh wilayah. Menurutnya, upaya tersebut penting terutama pada jalur strategis dengan lalu lintas tinggi seperti Pantura Jawa.

“Jalur Pantura merupakan urat nadi konektivitas dan distribusi logistik nasional. Karena itu, kualitas jalan nasional harus tetap terjaga agar aman dilalui masyarakat maupun kendaraan logistik,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Juni 2026.

Menurutnya, preservasi jalan terus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi infrastruktur tetap andal. Langkah tersebut juga diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Kementerian PU melalui BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta saat ini menangani Jalan Lingkar Juwana–Pati. Ruas yang ditangani memiliki panjang 990 meter dengan lebar jalan mencapai 10,5 meter.

Penanganan dilakukan melalui rekonstruksi perkerasan beton pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat. Kerusakan tersebut dipengaruhi tingginya volume kendaraan dan dominasi angkutan barang bertonase besar.

Pekerjaan diawali dengan pembongkaran perkerasan lama yang mengalami kerusakan pada sejumlah titik. Selanjutnya dilakukan perbaikan tanah dasar dan pengecoran beton baru untuk memperkuat struktur jalan.

Selain itu, pekerjaan juga mencakup pengaspalan Jembatan Lama Juwana serta penyambungan perkerasan beton lama dan baru. Hingga kini progres pekerjaan mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai pertengahan Juni 2026.

Selama proses konstruksi berlangsung, pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Kendaraan kecil tetap dapat melintas, sedangkan kendaraan besar diberlakukan pengaturan khusus di lokasi pekerjaan.

Penanganan ruas Lingkar Juwana–Pati merupakan bagian dari Paket Preservasi Jalan Kudus–Pati–Rembang Tahun Anggaran 2025–2027. Paket pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak Rp202,9 miliar dengan total penanganan sepanjang 14,66 kilometer.

Melalui preservasi tersebut, Kementerian PU berharap kemantapan jalan nasional di koridor Pantura semakin meningkat. Langkah ini diharapkan menjaga konektivitas wilayah dan mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....