Tak Sanggup Swadaya, 69 Penerima BSPS Bengkulu Utara Mengundurkan Diri
- 12 Jun 2026 15:10 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pada tahun 2026, Kabupaten Bengkulu Utara mendapatkan alokasi program bantuan stimulan perumahan swadaya atau BSPS dari dua sumber anggaran. Masing-masing berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Bengkulu Utara Munadi mengatakan untuk yang berasrama dari APBD alokasinya sebanyak 33 unit rumah. Sedangkan untuk yang bersumber dari APBN alokasinya sebanyak 100 unit rumah.
"Tahun ini program bantuan stimulan perumahan swadaya di Bengkulu Utara bersumber dari 2 anggaran. Jumlah alokasinya yang paling banyak ada dari APBN," katanya.
Seluruh bantuan yang diterima pada tahun ini berupa peningkatan kualitas rumah. Dimana setiap penerima akan mendapatkan bantuan senilai 20 juta rupiah.
Rincian 17 juta 500 ribu rupiah untuk pembelian material bangunan. Sedangkan sisanya 2 juta 500 ribu rupiah untuk upah pekerja.
"Bantuan ini untuk meningkatkan kualitas rumah. Nanti setiap penerima bantuan akan mendapatkan uang sebesar 20 juta rupiah," ujarnya.
Munadi menjelaskan untuk program yang bersumber dari APBD, saat ini masih menunggu penerbitan surat keputusan Bupati sebelum kegiatan dilaksanakan. Sementara untuk pelaksanaan BSPS yang bersumber dari APBN menghadapi kendala cukup besar.
Dari 100 calon penerima yang telah diusulkan, sebanyak 69 orang menyatakan mengundurkan diri. Alasan utamanya adalah ketidaksanggupan untuk memenuhi unsur swadaya yang menjadi salah satu persyaratan dari program tersebut.
"Karena nominalnya hanya 20 juta rupiah dan disini memang swadaya ya. Mereka para penerima manfaat takut nanti pembangunan tidak selesai," ucapnya.
Saat ini Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Bengkulu Utara melakukan pendataan ulang dan pencarian calon penerima pengganti. Sehingga nantinya kuota bantuan dari Pemerintah Pusat tetap dapat termanfaatkan secara maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....